Senin, 4 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 20 Oktober 2024, "Bergaya Hidup Pelayan"

Tampaknya, kedua orang murid Yesus yang bernama Yakobus dan Yohanes pun tidak luput dari keinginan untuk menjadi “orang besar”.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Pastor John Lewar, SVD 

SUARA PAGI
Bersama
Pastor John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor
Minggu, 20 Oktober 2024
Hari Minggu Biasa XXIX
Bacaan: Yes. 53:10-11; Mzm. 33:4-5.18-19.20.22; Ibr. 4:14-16
Mrk. 10:35-45 (Mrk. 10:42-45

"Bergaya Hidup Pelayan"

Meditatio:

Setiap orang dalam hidup ini pasti menginginkan untuk menjadi “orang besar” Atau mengharapkan orang-orang yang mereka kasihi untuk menjadi “orang besar”.

Itulah sebabnya para orangtua suka bertanya pada anak-anaknya: “kalau sudah beranjak dewasa mau jadi apa?”
Sekalipun tentu anak-anak belum memahami pertanyaan itu.

Tampaknya, kedua orang murid Yesus yang bernama Yakobus dan Yohanes pun tidak luput dari keinginan untuk menjadi “orang besar". Hal ini terungkap ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem (ayat 32). 

Mungkin mereka berpikir bahwa di Yerusalem-lah Yesus akan mendirikan kerajaan-Nya, dan akan memerintah sebagai raja Israel yang sudah lama dinanti-nantikan. Jadi bila Yesus telah menjadi raja, alangkah hebatnya bila bisa menjabat
sebagai menteri-menteri-Nya yang utama. Siapa cepat dia dapat.

Bagi orang yang lambat maka tidak mendapat apa-apa. Maka cepat-cepat Yohanes dan Yakobus mengajukan permintaan kepada Yesus, katanya: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu."

Yesus menanggapi permintaan itu dengan menyatakan bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka minta. Dia tidak menyalahkan atau mengecam mereka, tetapi mengajukan sebuah pertanyaan, “Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?”

Cawan di sini melambangkan penderitaan dan kematian yang akan segera dialami Yesus, sekaligus penganiayaan dan kemartiran yang akan dialami jemaat. Yohanes dan Yakobus yakin bahwa mereka bisa meminum cawan tersebut.

Yesus membenarkan bahwa mereka memang akan meminum cawan itu, yang berarti akan mengambil bagian dalam penderitaan-Nya.

Namun, pemberian tempat terhormat merupakan hak prerogatif Allah sendiri. Hanya Allah yang berhak menentukan dan memberikannya.

Yesus menjelaskan kepada mereka bahwa „kebesaran atau kemuliaan‟ seseorang tidak datang melalui jabatan tertentu, apa pun jabatan itu; entah menteri, presiden, raja, penatua, dan lain sebagainya. Semua jabatan itu tidak serta-merta menjadikan seseorang sebagai „orang besar‟.

Buktinya, banyak orang yang menjabat sebagai raja dan pembesar-pembesar di dunia ini tetapi perilakunya menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang berjiwa kerdil, yaitu memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan kekerasan.

Salah satu ciri „orang besar‟ adalah berjiwa besar, dan orang yang berjiwa besar tidak akan merugikan siapa pun juga apa lagi sampai merugikan dan menindas orang kecil atau rakyat jelata.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved