Pesilat NTT Andini dan Antonius Rebut Medali Emas di Asian Pencak Silat Championship

Andini dan Antonius membayar tuntas kepercayaan ini dengan merebut medali emas dalam pertandingan yang digelar di Bukhara, Uzbekistan.

Editor: Sipri Seko
POS KUPANG/HO
Andini Aklis, Antonius Tuke foto bersama pelatih Boby Boymau (tengah) seusai merebut medali emas di Uzbekistan. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Merebut medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024, dua pesilat NTT, Andini Aklis dan Antonius Tuke Eduk dipercaya PB IPSI untuk mewakili Indonesia dalam Asian Pencak Silat Championship 2024. Bersama atlet terbaik lainnya dari seluruh Indonesia, Andini dan Antonius membayar tuntas kepercayaan ini dengan merebut medali emas dalam pertandingan yang digelar di Bukhara, Uzbekistan, 7-16 Oktober 2024 ini.

Sekretaris Pengprov IPSI NTT, Ferdinan Amatae mengatakan, medali emas yang direbut Andini dan Antonius dari kelas A putra dan putri ini ikut mengantar Indonesia menjadi juara umum di kejuaraan internasional ini.

Ferdinan Amatae mengatakan, pada babak final, Antonius Tuke Eduk berhasil menang atas pesilat Singapura. Dan Andini Aklis kelas A/ putri berhasil mengalahkan pesilat Philipina sekaligus meraih medali emas.

Ferdinan mengatakan, dalam kejuaraan ini, kedua atlet ini didampingi pelatih asal NTT, Leonard Boby Boymau. “Ini luar biasa. Kita patut beri apresiasi buat atlet dan pelatih asal NTT yang sudah mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dan khususnya bagi IPSI dan masyarakat olahraga Nusa Tenggara Timur,” kata Ferdinan Amatae.

“Terima kasih kepada basodara semua yang telah memberi suport dan doanya sehingga atlit pencak silat NTT dapat meraih prestasi terbaik bagi Indonesia dan khususnya NTT. Semoga ke depan, prestasi ini terus ditingkatkan,” kata Ferdinan Atamae.

Ferdinan mengatakan, kedua atlet dan pelatih asal NTT ini juga telah mendapat panggilan dari PB IPSI untuk mengikuti pelatnas jangka panjang SEA Games 2025 di Padepokan Pencak Silat di TMII, Jakarta.

“Mereka nanti langsung bergabung di pelatnas untuk SEA Games 2025. Kita doakan agar semua proses ini dapat mreka ikuti dengan baik,” kata Ferdinan Amatae. *

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved