Pilgub NTT

Survei Indikator Politik Indonesia, Elektabilitas Simon-Andre Meningkat Signifikan 

hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada 9 Oktober 2024 elektabilitas pasangan SPK-Andri naik sangat signifikan

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Elektabilitas Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meningkat signifikan berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI)

Hasil survei yang dirilis Rabu 9 Oktober 2024 secara virtual itu merupakan temuan survei periode 28 September hingga 6 Oktober 2024.

Berkaca dari itu, Simon - Andre seperti dalam keterangannya, Kamis 10 Oktober 2024, mengaku optimis bisa merebut pemilih dan memenangkan pemilihan kepala daerah 27 November mendatang. 

Karena dari hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada 9 Oktober 2024 elektabilitas pasangan SPK-Andri naik sangat signifikan dari survei sebelumnya.

"Kita optimis dan yakin menang, karena dari hasil survei yang dirilis Indikator, pasangan calon (SPK-Andri) naik menjadi 22,5 persen, dan kenaikannya sangat signifikan," kata, Yusinta Syarief, Juru Bicara Paket Simon-Andri di Kupang.

Baca juga: Survei Versi Indikator - TBRC Rilis Elektoral Pilgub NTT Berbeda, Pengamat: Pemilih Harus Kritis

Yusinta bilang, meski dari hasil survei Indikator Politik Indonesia pasangan Simon-Andri berada pada posisi ketiga dengan memperoleh 22,5 persen, tapi itu menunjukan adanya kenaikan elektabilitas yang sangat signifikan dari hasil survei sebelumnya yang hanya sekitar 9 persen. 

Menurutnya kenaikan belasan persen tersebut, menunjukan adanya sentimen positif dari pemilih di Nusa Tenggara Timur yang menginginkan pasangan Simon-Andri dengan nomor urut 3 untuk memimpin NTT periode 2024-2029.

Dia mengatakan merujuk dari hasil survei tersebut juga jarak elektoral dengan pasangan calon Ansy-Jane dan Melki-Johni sangat sempit.

Sehingga di sisa waktu masa kampanye akan terus melakukan kerja-kerja kolaboratif yang lebih masif dengan seluruh tim pemenangan untuk menjangkau pemilih.

"Hasil survei tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk lebih banyak menjangkau pemilih dengan kerja-kerja kolaboratif untuk melakukan sosialisasi yang lebih berkualitas sisa waktu kampanye ini," ujar Yusinta.

Baca juga: Direktur Eksekutif IPI Soal Survei Pilgub NTT: Jangan Bangga Dulu Kaka Yohanis Lema

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan paket Simon-Andri, Kristo Blasin menjelaskan, hasil survei Indikator Politik Indonesia masih bisa berubah dan menempatkan paket Siaga (Simon-Andri) di urutan pertama.

"Kalau dilihat dari tingkat elektabilitas yang dirilis Indikator, itu sangat bersaing dengan dua pasangan lainnya yang menempati urutan pertama dan kedua," kata Kristo.

Dan ini menurut Kristo menunjukan belum ada pasangan yang signifikan memperoleh tingkat elektoral tinggi dari hasil survei tersebut. Bahkan ada pasangan yang justru mengalami penurunan elektabilitas.

"Kalau pasangan Simon-Andri dari hasil survei itu mengalami peningkatan elektabilitas, dan itu menunjukan tingkat kepercayaan masyarakat semakin kuat kepada paket Simon-Andri," jelas Kristo.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved