Berita Kota Kupang
Ratusan Peserta Ikut Audisi Pesparawi Tingkat Kota Kupang
Audisi ini akan menghasilkan 7 peserta terbaik yang terpilih, yang akan mewakili Kota Kupang di tingkat nasional pada tahun 2025 di Papua Barat.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 156 peserta mengikuti audisi pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) tingkat Kota Kupang. Ratusan peserta itu merebut 7 kuota yang disiapkan menuju Pesparawi tingkat nasional.
Pembukaan audisi berlangsung di Hotel Naka Kupang, Kamis 3 Oktober 2024. Kegiatan itu selenggarakan Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Kupang.
Juri dalam audisi Pesparawi tingkat Kota Kupang ini yaitu, tim juri vokal yaitu Maryon Pattinaja, M. Sn, Ph. D, Abraham Satya Graha, M. Pd. K, Ph. D, dan Andre R. Nelwan.
Sementara tim juri wawancara yaitu Ismail E. Natonis, Hijayas Utan Mode dan Donald C. H Lawa.
Setelah melakukan serangkaian seleksi, hingga Jumat 4/10/2024, mengisahkan 12 orang peserta.
Audisi ini akan menghasilkan 7 peserta terbaik yang terpilih, yang akan mewakili Kota Kupang di tingkat nasional pada tahun 2025 di Papua Barat.
"Audisi kontingen Pesparawi nasional dari Kota Kupang diselenggarakan Bagian Kesra Kota Kupang. Audisi yang baik akan menghasilkan kualitas yang baik, sehingga kita memberikan apresiasi proses yang berjalan," kata salah satu tim juri, Maryon Pattinaja, Sabtu 5 Oktober 2024.
Maryon mengatakan, seleksi awal dengan penyanyi perorangan atau solo. Tujuannya juri ingin mendapatkan peserta yang bisa sejalan dengan konsep musik aransemen yang dibuat. Kemudian, peserta yang lolos di solo, akan bergabung dalam harmoni grup.
"Masing-masing peserta yang lolos pada bagian pertama itu digabungkan dalam grup untuk kemudian bernyanyi, kita melihat sejauh mana keunikan masing vokal itu dan menjadi satu grup yang bernyanyi secara harmonis," ujarnya.
Maryon menyebut, para juri cukup terkesan dengan para peserta dengan berbagai karakter yang bisa berpadu dalam satu grup. Harapannya, kolaborasi itu bisa menjadi titik terang dan membawa pencapaian tersendiri.
Berkaca dari pengalaman sebelumnya, juri juga meningkatkan standar seleksi bagi tiap peserta. Baginya, bernyanyi yang baik saja tidak cukup. Perlu menyanyi dengan vokal dan melebur dalam suatu keharmonisan.
Baca juga: Pemkot Kupang Surati BP Migas Jakarta Tambahkan Kuota Minyak Tanah untuk Atasi Kelangkaan
Dia mengatakan, pihaknya juga memberi ruang ke orang lain agar bisa bergabung dalam proses audisi itu. Juri tidak ingin pola sebelumnya terus dilakukan.
Maryon mengatakan, proses itu tidak saja penilaian pada vokal. Awalnya, ada tahapan wawancara bagi peserta. Tahapan itu menjadi alat ukur sebagai bagian dari motivasi dari seorang peserta.
"Ini hal patut dibudayakan, menjadi duta bukan saja dengan kemampuan, tapi harus ada komitmen dan integritas," ujarnya.
Dia menegaskan, wawancara itu juga memperkuat orientasi dari tiap peserta dalam pembentukan musikalitas. Disamping itu merupakan bukti keseriusan dari Pemkot Kupang menyiapkan para peserta Pesparawi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Lomba-pesparawi-Kota-Kupang.jpg)