Konflik Timur Tengah
Ayatollah Ali Khamenei: Iran dan Sekutunya Terus Perangi Israel
Iran akan terus memerangi Israel menyusul militer Israel melakukan serangan ke Lebanon.
POS-KUPANG.COM - Iran dan sekutunya akan terus memerangi Israel menyusul militer Israel melakukan serangan besar-besaran di Lebanon.
Ancaman disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam pidato pada Jumat 4 Oktober 2024.
Pidato Khamenei itu menyusul serangan udara dari Iran terhadap Israel beberapa hari yang lalu untuk mendukung sekutunya di Lebanon, Hizbullah, dikutip dari AFP pada Sabtu 5 Oktober.
Khamenei juga membela tindakan "logis dan sah" dari kelompok Hamas Palestina serta memuji "pertahanan sengitnya" terhadap pasukan Israel di Jalur Gaza.
Serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya itu mengakibatkan kematian 1.205 orang di Israel, memicu kecaman global tetapi juga mendukung serangan dari kelompok-kelompok yang didukung Iran di seluruh Timur Tengah, terutama Hizbullah Lebanon dan Houthi Yaman.
Hizbullah mengatakan Sabtu dini hari bahwa mereka terlibat dalam bentrokan yang sedang berlangsung dengan pasukan Israel di daerah perbatasan Lebanon setelah sebelumnya mengatakan bahwa mereka memaksa tentara Israel untuk mundur ke sana.
Baca juga: Eskalasi Israel-Iran Meningkatkan Kekhawatiran Akan Meluasnya Perang dan Keterlibatan Langsung AS
Di Yordania dan Bahrain, yang keduanya memiliki hubungan dengan Israel, massa berkumpul setelah salat Jumat untuk menunjukkan dukungan bagi Hamas dan Hizbullah.
Di Amman, demonstran membawa poster yang memuji "kemuliaan dan martabat" serangan 7 Oktober 2023.
Kini, hampir setahun dalam perang di Gaza, Israel telah mengalihkan fokusnya ke utara, dengan tujuan untuk memungkinkan puluhan ribu warga Israel yang mengungsi akibat serangan roket Hizbullah lintas perbatasan untuk kembali ke rumah.
"Perlawanan di wilayah tersebut tidak akan mundur dengan kesyahidan ini, dan akan menang," kata Khamenei dalam bahasa Arab.
Ia menuduh bahwa Israel adalah "rezim jahat" yang "tidak akan bertahan lama". Tidak ada tanggapan langsung dari para pemimpin Israel karena sebagian besar negara tersebut merayakan tahun baru Yahudi.
Pidato Khamenei disampaikan saat Israel mempertimbangkan pembalasan atas serangan rudal Iran pada hari Selasa kemarin, yang disebut Teheran sebagai balas dendam atas terbunuhnya Nasrallah dan tokoh-tokoh penting lainnya.
Satu orang dilaporkan tewas dalam serangan Udara dari Iran tersebut.
Gambar satelit pangkalan udara Nevatim di Israel selatan menunjukkan kerusakan yang nyata pada sebuah bangunan pada Rabu, dibandingkan dengan foto yang diambil pada 3 Agustus 2024. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.