Berita NTT
Atasi Kemiskinan Ekstrem, Pemprov NTT Salurkan 122.400 Kilogram Beras Bagi 22 Kabupaten/Kota di NTT
Himawan menyebut, pada Selasa 1 Oktober 2024, Perum Bulog juga akan menyalurkan bantuan pangan pemerintah alokasi Bulan Oktober.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Untuk mengatasi angka kemiskinan ekstrem, Pemerintah Provinsi NTT menyalurkan sebanyak 122.400 kilogram beras bagi 22 Kabupaten/Kota di NTT.
Pelaunchingan penyaluran bantuan pangan berupa beras tersebut dilakukan di Halaman Gedung Aula El Tari Kupang, Senin 30 September 2024.
Kepala Perum Bulog Kanwil NTT, Himawan Kartika Nugraha mengatakan, beras sebanyak 122.400 kilogram tersebut akan dibagikan kepada 6.120 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT.
“Nantinya, masing-masing KPM akan mendapatkan 20 kilogram beras. Beras yang disalurkan adalah beras kualitas premium. Anggarannya hanya sekali pemberian dan distribusinya di kecamatan,” ungkap Himawan.
Himawan menyebut, pada Selasa 1 Oktober 2024, Perum Bulog juga akan menyalurkan bantuan pangan pemerintah alokasi Bulan Oktober.
“Itu masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras," katanya.
Penyaluran beras premium bantuan sosial yang dilaunching tersebut, kata Himawan merupakan penyaluran perdana. Yang mana, penyalurannya akan dimulai dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang dengan rincian Kota Kupang sebanyak 5.120 kilogram dan Kabupaten Kupang sebanyak 6.120 kilogram kepada 306 Keluarga Penerima Manfaat.
"Dengan program ini, kita harapkan dapat menurunkan angka kemiskinan di NTT dan masalah stunting," ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Gubernur NTT Dr. Andriko Noto Susanto mengatakan, langkah tersebut untuk memberikan kontribusi dalam mengatasi masalah stunting dan kemiskinan ekstrem di NTT.
“Persoalan stunting dan miskin ekstrem masih menjadi persoalan utama di NTT. Ini beras bantuan sosial dari APBD NTT, juga ada bantuan pangan yang diberikan oleh pemerintah,” kata Andriko.
Baca juga: NTT Terima Rp 5,5 Miliar Dana Fiskal Kemiskinan Ekstrem
Dia menyebut, ada sebanyak 22 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia yang mendapatkan bantuan ini.
“Ditambah dengan keluarga resiko stunting untuk 1,4 juta untuk 7 provinsi di Indonesia,” kata dia. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.