Berita NTT
Dukung Pencegahan Stunting, Dosen STIKes Maranatha Kupang Gelar Pelatihan KAP bersama Kader
Tolong kader serius bekerja. PKK kita sudah sangat bekerja dengan bagus, maka kader tolong aktif dan serius
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam mendukung pencegahan dan penanganan stunting, sejumlah Dosen dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Maranatha Kupang menggelar Pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) bersama Kader Posyandu.
Pelatihan KAP itu dilakukan dalam hal pemberian informasi penanganan stunting bagi 35 Kader Posyandu dan 5 penggerak PKK Desa Manusak yang berlangsung di Aula Kantor Desa Manusak, Kamis 26 September 2024.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pngabdian masyarakat Dosen prodi S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan STIKes Maranatha Kupang.
Kepala Desa manusak, Arthur Ximenes S.H mengatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi kader yang ada di Desa Manusak.
Baca juga: Kerjasama Unicef dan PPNI NTT Dukung Program Imunisasi Kejar di Kabupaten Kupang
"Saya pikir ini kegiatan sangat bagus bagi kader di Desa ini. Harapan saya, kader harus betul-betul ikuti serius. Stunting ini masalah besar. Komunikasi kita bisa berpengaruh terhadap perilaku masyarakat," ujarnya.
Arthur pun meminta para kader untuk bekerja dengan serius dalam menjalankan tugas masing-masing.
"Tolong kader serius bekerja. PKK kita sudah sangat bekerja dengan bagus, maka kader tolong aktif dan serius," ujar Arthur.
Sementara itu, Ketua Tim kegiatan tersebut, Siti Sakinah S.Kep.,Ns.,M.Kes, mengatakan bahwa, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari peningkatan kapasitas kader posyandu dalam penanganan stunting.
"Harapannya kader dan penggerak PKK mampu berkomunikasi dengan baik. Salah satu upaya penanganan dan pencegahan stunting adalah pemberian informasi, komunikasi. Dengan kegiatan ini, harapannya kader mampu berkomunikasi dengan baik, perilaku masyarakat bisa berubah dan masalah stunting teratasi," ungkap Sakinah.
Dia meyebut, nantinya, lanjutan dari kegiatan ini adalah Kader dan penggerak PKK mempraktekan komunikasi antar pribadi pada masyarakat, yang akan dievaluasi oleh Tim.
"Nantinya tim akan bersama-sama dengan kader hadir bersama dalam Posyandu. Kesepakatan waktu pelaksanaan sudah disepakati bersama," jelasnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Tahun pendanaan 2024. Yang mana, sasaran kegiatan adalah 35 kader dari 7 posyandu, serta 5 perangkat PKK di Desa Manusak.
Kegiatan ini dipimpin oleh Siti Sakinah, S.Kep.,Ns.,M.Kes (Ketua Tim) , Theodehild M. T. Dee, S.Kep., Ns., M.Kep (anggota 1), Emanuel S.Lewar, S.Kep.,Ns.,M.Kes (anggota 2), Roslin E.M Sormin, SST.M.Kes (anggota 3), Sulastri syamsudin (anggota 4) dan Sonya J.N Oetmusi (anggota 5). Materi pelatihan dibawakan oleh Flavianus Riantiarno, S.Kep.,Ns.,M.Kep.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Manusak, Ketua STIKes Maranatha Kupang, pihak puskesmas, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Maranatha Kupang, dosen dan mahasiswa STIKes Maranatha kupang serta tenaga kesehatan Desa Manusak. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.