Bencan Banjir

Korban Banjir di Kedah Malaysia Bertambah Menjadi 8.898 Orang Minggu Pagi

Menurut laporan portal Info Bencana Departemen Kesejahteraan Sosial, seluruh pengungsi saat ini ditampung di 44 pusat bantuan sementara di 5 kabupaten

Editor: Agustinus Sape
BERNAMA VIA MALAYMAIL.COM
Jumlah korban banjir di Kedah Malaysia bertambah menjadi 8.898 orang dari 2.871 keluarga hingga pukul 08.00 hari ini, naik dari 8.066 orang yang dilaporkan tadi malam. 

POS-KUPANG.COM, KUALA LUMPUR - Jumlah korban banjir di Kedah Malaysia meningkat menjadi 8.898 orang dari 2.871 keluarga hingga pukul 08.00 hari ini, naik dari 8.066 orang yang dilaporkan tadi malam.

Menurut laporan portal Info Bencana Departemen Kesejahteraan Sosial, seluruh pengungsi saat ini ditampung di 44 pusat bantuan sementara di lima kabupaten.

Kota Setar mencatat jumlah korban banjir terbanyak yaitu 5.099 jiwa, disusul Pendang (1.487), Kubang Pasu (1.382), Pokok Sena (783) dan Bandar Baharu (147).

Sementara itu, portal Infobanjir Publik Departemen Irigasi dan Drainase melaporkan empat sungai di Kedah berada pada tingkat bahaya, yaitu Sungai Bata di Kampung Bata, Kubang Pasu, Sungai Anak Bukit di Taman Aman dan di Jambatan TAR, serta Sungai Kedah di Jambatan Lebuhraya, Kota Setar.

Di Perak, Sekretariat Komite Negara Penanggulangan Bencana dalam keterangannya menyebutkan, 28 orang masih berlindung di pusat bantuan di Sekolah Kebangsaan Changkat Lobak, Kerian, yang dibuka sejak Jumat setelah Kampung Matang Tengah terendam banjir.

Baca juga: Badai Boris Bawa Banjir ke Italia Utara, Dua Hilang, 1.000 Dievakuasi

Departemen juga mengatakan bahwa Waduk Bukit Merah di Kerian telah mencapai tingkat peringatan, dengan ketinggian air mencapai 9,09 meter.

Departemen Meteorologi Malaysia memperkirakan hujan akan turun di beberapa wilayah, antara lain Larut, Matang dan Selama, Kerian, Manjung, Hulu Perak, dan Kuala Kangsar, mulai pagi ini hingga malam ini.

PM Anwar menjanjikan RM13 juta untuk pemulihan 

Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim telah mengumumkan alokasi Pemerintah Federal sebesar RM13 juta untuk bantuan pasca banjir di Kedah.

Ia menyatakan, dana tersebut akan digunakan untuk bantuan, upaya pembersihan, dan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Anwar Ibrahim kunjungi korban banjir Kedah_01
Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengunjungi Mohamad Afiq Ramadan, sembilan tahun, yang terbaring di tempat tidur karena kejang sejak lahir ketika ia mengunjungi korban banjir di pusat evakuasi sementara Stadion Suka Menanti di Alor Setar 21 September 2024.

Alokasi sebesar RM3 juta telah ditetapkan untuk distrik Kota Setar saja, sementara RM10 juta dicadangkan untuk seluruh negara bagian untuk memastikan bahwa semua kerusakan dan kompensasi yang wajar setelah banjir dapat diatasi.

“Saya mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NADMA), Unit Koordinasi Pelaksana (ICU), dan Kantor Sekretaris Negara Kedah untuk mengoordinasikan masalah ini agar segera diambil tindakan,” katanya kepada wartawan usai mengunjungi Pusat Bantuan Sementara (PPS) di Sekolah Menengah Kebangsaan Agama Kedah,Sabtu.

PM menyatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan RM1.000 melalui NADMA dan RM1.000 lainnya melalui ICU untuk setiap kepala rumah tangga yang terkena dampak banjir.

“Kami sudah mulai memberikan bantuan langsung kepada para korban banjir, dan saya mendengar Ketua Menteri (Datuk Seri Muhammad Sanusi Md Nor) mengatakan ada juga bantuan dari pemerintah negara bagian.

“Tetapi yang penting adalah kita perlu menilai semua kerusakan, hilangnya ternak, dan kerusakan tanaman, untuk meringankan beban yang dihadapi oleh mereka yang terkena dampak,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved