Berita Kota Kupang
Cegah Lonjakan Harga Bahan Pokok, DPKP Kota Kupang Operasi Pasar Murah di Kecamatan Alak
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Kupang mengadakan operasi pasar murah di Kecamatan Alak, Kota Kupang
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Mencegah lonjakan harga bahan pokok di pasaran, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Kupang mengadakan operasi pasar murah di Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Analis Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Kupang, Fransisca Diah Iswandi mengatakan Kecamatan Alak menjadi lokasi operasi pangan murah karena letaknya di pinggiran kota.
Menurut Diah selain sebagai upaya menekan lonjakan harga, operasi pasar murah juga memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.
“Kami mencari daerah pinggiran agar bisa membantu masyarakat, untuk mendapatkan bahan pangan pokok. Pasar murah ini menjual bahan pokok di bawah harga pasar. Keuntungan yang diperoleh masyarakat lewat gerakan ini adalah aksesnya mudah dijangkau dan pemenuhan kebutuhan dengan harga terjangkau,” ujarnya Rabu, 18 September 2024 di halaman Kantor Camat Alak.
Dikatakan Diah, saat ini harga di pasaran fluktuatif. Kondisi ini menurutnya tidak selamanya menguntungkan, melainkan bisa merugikan konsumen dan petani.
“Dalam upaya menekan lonjakan harga kami tidak bekerja sendirian, kami berkolaborasi dengan tim TPID juga bekerjasama dengan instansi yang menangani inflasi daerah. Kami berharap upaya ini bisa memberikan dampak bagi masyarakat,” kata Diah.
Baca juga: Kunci Pemkab Rote Ndao Kendalikan Inflasi, Gelar Operasi Pasar Murah Enam Kali dalam Enam Bulan
Sementara itu Camat Alak, Yulianus Wilem Pally meminta masyarakat agar memanfaatkan gerakan pangan murah yang diadakan di Kecamatan Alak.
“Sebelum mengadakan gerakan pangan murah ini tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Kupang telah melakukan survei harga di pasar, dan ada harga bahan pokok yang mengalami kenaikan. Lewat gerakan ini, masyarakat bisa memanfaatkan peluang, untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok,” ucapnya.
Adapun harga bahan pokok yang dijual yakni beras 5 kg seharga Rp. 65.500, terigu 1 kg Rp. 13.000, beras forvit 1 kg Rp. 17.000, minyak goreng botol 1 liter Rp. 19.000, bawang putih 1 kg Rp. 38.000, bawang merah 1 kg Rp. 18.000, gula 1 kg Rp. 18.000.
Pasar murah ini sekaligus melibatkan UMKM di Kota Kupang yang turut menjual berbagai produk sayuran dan bahan pokok lainnya.
Daud Benu dari Rumah Pangan Sahanaya mengatakan sayuran yang dijual mendapat subsidi Rp. 5.000 dari harga pasar.
“Kami menjual beberapa jenis sayuran dan juga bawang. Harga ini lebih murah dibanding harga jual di pasaran yang ada di Kota Kupang. Kami berharap warga bisa membeli dan mendapatkan, kebutuhan bahan pokok dan sayuran dengan harga terjangkau,” ucapnya. (cr19).
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.