Prajurit TNI Tewas Di Atambua
Brigif 21/Komodo Berkabung Atas Meninggalnya Anggota Yonif 744/SYB Prada Yanselmus Valeri Vatman
Brigade Infanteri (Brigif) 21/Komodo berkabung atas meninggalnya prajurit TNI Yonif 744/SYB, Prada Yanselmus Valeri Vatman.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Brigade Infanteri (Brigif) 21/Komodo berkabung atas meninggalnya prajurit TNI Yonif 744/SYB, Prada Yanselmus Valeri Vatman.
Pria asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur ini diduga tewas dikeroyok sekelompok pemuda di Atambua, Kabupaten Belu pada Senin 16 September 2024 dini hari.
Lantaran sedang berkabung sehingga pihak Brigif 21/Komodo belum bersedia mengkonfirmasi terkait kematian Prada Yanselmus Valeri Vatman.
"Selamat malam, Mohon maaf sebelumnya, kami blm bisa konfirmasi dan situasi kami lagi berkabung," tulis bagian Penerangan Brigif 21/Komodo melalui pesan WhatsApp, mewakili Danbrigif 21/Komodo Kolonel Inf Andi A Wibowo.
Awalnya, POS-KUPANG.COM menghubungi Kepala Penerangan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Mayor Inf Arwan Minarta.
Arwan Minarta menjelaskan bahwa Yonif 744/SYB merupakan bagian dari Brigif 21/Komodo.
"Yon 744 ada di bawah Brigif 21/Komodo, bukan di bawah Korem 161/Wira Sakti," kata Arwan Minarta, Senin malam.
Sebelumnya diberitakan, prajurit TNI AD dari Yonif 744/SYB, Prada Yanselmus Valeri Vatman meninggal dunia di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ada dua versi penyebab kematian Prada Yanselmus Valeri Vatman.
Pertama, Prada Yanselmus Valeri Vatman diduga dikeroyok sekelompok pemuda.
Kedua, korban mengalami kecelakaan lalulintas. Prada Yanselmus Valeri Vatman diduga ditabrak tiga pemuda mabuk yang mengendarai kendaraan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Prajurit TNI Prada Yanselmus Valeri Vatman Tewas di Atambua Belu, Diduga Dikeroyok
Informasi lain yang beredar, disebutkan bahwa pada Senin 16 September 2024 sekira pukul 01.00 Wita Prada Yanselmus Valeri Vatman mengendarai sepeda motor dari Atambua hendak kembali ke Mayonif 744/SYB.
Saat melintas di Jalan Jendral A. Yani Kelurahan Fatubenao, anggota TNI AD asal Manggarai ini bermaksud buang air kecil di pinggir jalan setelah memarkirkan sepeda motor Honda Beat.
Bersamaan dengan itu melintas sepeda motor Honda Revo yang dikendarai pria berinisial ADD. ADD membonceng dua rekannya, masing-masing berinisial JL dan PP. Ketiganya diduga dalam pengaruh alkohol.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.