Kebakaran di Maumere
Kebakaran Kios di Belakang Pasar Alok Maumere Diduga Korsleting Listrik
Pemilik kios bersama warga sekitar lokasi yang mengetahui adanya kebakaran berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Sebanyak tujuh unit bangunan kios dagangan milik warga di belakang Pasar Alok Maumere, Kabupaten Sikka NTT ludes dilalap si jago merah, pada Selasa 10 September 2024 malam. Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik.
"Kurang lebih 7 kios, bangunannya dari bambu dan kebakaran ini karena diduga arus pendek dari salah satu kios," kata Kasat Pol PP dan Damkar Sikka, Adeodatus Buang Da Cunha.
Dikatakannya, kobaran api membesar dan membakar tujuh unit bangunan kios dagangan milik warga karena bahan material bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar dan beberapa kios menjual bahan bakar minyak eceran dan minyak tanah sehingga membuat api dengan cepat menjalar.
"Kobaran api terlalu cepat karena yang membekap itu bensin dan minyak tanah,"jelasnya.
Pemilik kios bersama warga sekitar lokasi yang mengetahui adanya kebakaran berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Namun, nahas upaya pemadaman gagal. Api malah semakin membesar dan sulit dipadamkan.
Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran Sikka yang tiba di lokasi. Mereka dibantu warga dan petugas kepolisian langsung berusaha memadamkan kobaran api. Kobaran api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku pemadam api sekitar 2 jam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, tetapi kerugian material bangunan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.