Kunjungan Paus Fransiskus

Kursi Roda Paus Fransiskus Sempat Tertinggal di Kedubes Vatikan Jakarta

Mereka berdesak-desakan untuk melihat dan melambaikan tangan melepas sang pemimpin dunia ini yang duduk di dalam mobil.

Editor: Dion DB Putra
YOUTUBE/KOMSOS KWI
Seorang petugas bandara mencium tangan sekaligus memberikan kepalanya dijamah Paus Fransiskus sesaat sebelum pemimpin Takhta Suci Vatikan itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Port Moresby, Papua Nugini, Jumat 6 September pagi. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Usai sudah kunjungan apostolik pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus di Indonesia. 

Selama empat hari Sri Paus berada di sebuah negeri yang terdiri dari 17 ribu pulau,  700 suku dan 1.001 macan bahasa daerah.

Paus Fransiskus dan rombongan Tahta Suci Vatikan meninggalkan Indonesia menuju Papua Nugini pada Jumat pagi  (6/9/2024) sekira pukul 10.40 WIB. Sri Paus sudah tiba di Port Moresby pada Jumat malam.

Masyarakat Indonesia memenuhi trotoar Jalan Medan Merdeka Timur saat Sri Paus Fransiskus meninggalkan Kedubes Vatikan menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. 

Antusias masyarakat Indonesia ini dapat dilihat dari tumpukan massa di kawasan Cikini atau di depan perkiraan jalan dekat Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) hingga kawasan Monas Jakarta Pusat.

Mereka berdesak-desakan untuk melihat dan melambaikan tangan melepas sang pemimpin dunia ini yang duduk di dalam mobil. 

Dengan senyumnya yang khas Paus Gereja Katolik ke-266 ini melambaikan tangan sambil memberi berkat. 

Kursi Roda Tertinggal 

Lima belas menit setelah Paus Fransiskus dan rombongan meninggalkan kantor Kedutaan Besar Tatahta Suci Vatikan di Jalan Merdeka Timur, tampak petugas kedutaan menentang sebuah kursi lipat yang tak lain adalah kursi roda milik Paus Fransiskus yang digunakan selama kunjungan di Indonesia sejak 3-6 September 2024. 

Sontak  pengunjung yang masih menunggu di depan pintu gerbang Kantor Kedubes berteriak.. "kursi roda Bapa Paus ketinggalan". 

Petugas membawa kursi roda paus ke dalam mobil Toyota hitam berpelat CD.17.02 yang langsung bergerak ke Bandara Soetta. 

"Ya, sepertinya Bapa Suci Paus Fransiskus masih ingin tinggal lama di Indonesia atau bahkan masih akan kembali ke Indonesia? Puji Tuhan," celetuk seorang ibu yang mengaku datang dari Paroki St. Aloysius Gonzaga Cijantung Jakarta Timur.

Selamat jalan Bapa Suci Paus Fransiskus.  Terima kasih untuk doa dan kunjungan penuh persaudaraan bagi masyarakat Indonesia. Demikian rilis tim media center KWI.  (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved