Kunjungan Paus Fransiskus

8 Hal yang Perlu Diketahui tentang Paus Fransiskus: Ahli Kimia dan Penggemar Sepak Bola 

Vatikan menyebut Paus berusia 87 tahun itu bertemu dengan sekelompok pengungsi, migran, dan orang sakit di kediaman Vatikan di Jakarta.

|
Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE/KOMSOS KWI
Paus Fransiskus mendapat penjelasan dari Pastor Markus Solo Kewuta SVD usia menerima buket sayur-sayuran, buah-buahan, rempah-rempah dan bunga dari anak-anak yang ikut menyambutnya ketika tiba di Jakarta, Selasa (3/9/2024). 

Ia dikenal luas sebagai Paus Fransiskus, tetapi nama lahir orang Argentina itu adalah Jorge Mario Bergoglio. Putra seorang imigran Italia, ayahnya adalah seorang akuntan, sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.

Ketika dia terpilih sebagai paus baru pada tahun 2013, dia memilih nama Fransiskus untuk menghormati Santo Fransiskus dari Assisi.

Seorang juru bicara Vatikan kemudian mengatakan bahwa Paus menghormati “orang suci yang melampaui Gereja Katolik sebagaimana dicintai oleh semua orang, orang suci yang memperjuangkan kesederhanaan... kemiskinan dan kepedulian terhadap orang miskin”.

2. Dia adalah Paus Amerika Latin pertama

Jabatan tertinggi Gereja telah diisi oleh orang-orang Eropa selama lebih dari 1.200 tahun, sebelum Paus Fransiskus terpilih pada tahun 2013 – Paus pertama yang berasal dari negara Amerika Latin.

Penunjukannya dipandang sebagai pengakuan atas pertumbuhan Gereja di Amerika Latin, yang saat itu merupakan rumah bagi sekitar 40 persen umat Katolik dunia.

Paus non-Eropa sebelumnya, Paus Gregorius III dari Suriah, menjabat sebagai Paus selama 10 tahun sejak tahun 731.

3. Dia adalah Paus Yesuit pertama

Selain sebagai Paus Amerika Latin pertama dan Paus pertama yang mengambil nama Fransiskus, ia juga merupakan Jesuit pertama yang diangkat menjadi Paus.

Jesuit, juga dikenal sebagai Serikat Yesus, adalah sebuah ordo imam dan bruder Katolik Roma yang semuanya laki-laki dan didirikan oleh Santo Ignatius Loyola pada tahun 1500-an. Ini adalah salah satu dari banyak institusi dalam Gereja Katolik.

Menurut situs web organisasi tersebut, mereka mengucapkan empat kaul – kemiskinan, kesucian, ketaatan, dan kaul ketaatan yang keempat kepada Paus khususnya sehubungan dengan misi sedunia. Sumpah terakhir berarti mereka harus siap menerima misi apa pun yang diminta Paus, yang mencerminkan dedikasi terhadap gereja universal dan kebaikan yang lebih besar.

Jesuit terkenal atas kontribusinya dalam bidang pendidikan, pekerjaan misionaris, dan teologi. Mereka telah mendirikan ribuan sekolah di seluruh dunia, termasuk Boston College dan Georgetown University di Amerika.

4. Dia adalah penjaga klub dan ahli kimia

Jauh sebelum ia mengambil peran sebagai Paus, Paus Fransiskus bekerja sebagai penjaga klub ketika ia masih menjadi mahasiswa di Buenos Aires, Argentina.

Selama kunjungannya ke sebuah gereja di Roma pada tahun 2013, dia mengatakan kepada umat paroki bahwa tugas kariernya yang lain termasuk menyapu lantai, bekerja di laboratorium kimia dan mengajar sastra dan psikologi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved