Kunjungan Paus Fransiskus

Paus Fransiskus Bakal Kunjungi Terowongan Silaturahmi

Masjid Istiqlal sudah melakukan segala persiapan menyambut kunjungan pimpinan umat katolik sedunia, Paus Fransiskus pada Kamis 5 September 2024. 

Editor: Alfons Nedabang
YOUTUBE/KOMSOS KWI
Paus Fransiskus tiba di Jakarta, Selasa 3 September 2024, antara lain disambut oleh anak-anak. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Masjid Istiqlal sudah melakukan segala persiapan menyambut kunjungan pimpinan umat katolik sedunia, Paus Fransiskus pada Kamis 5 September 2024. 

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar mengatakan pihaknya berencana akan mengarahkan Paus Fransiskus untuk menyusuri 'Terowongan Silaturahmi' yang menyambungkan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

"Iya InshaAllah, akan diarahkan ke sana," kata Nasaruddin Umar.

Nasaruddin mengatakan nantinya akan digelar juga dialog antartokoh agama sekaligus mendengarkan pidato Bapa Suci dari Paus ketika mengunjungi Masjid Istiqlal.

"Ya itu dialog, kita memfasilitasi dialognya, kegiatannya beralngsung sangat cepat ya karena waktunya sangat terbatas ya tapi kita hadirkan semua tokoh-tokoh agama," tuturnya.

Dilansir dari halaman resmi Masjid Istiqlal, Tim Aju (tim pendahulu) Vatikan juga sudah mendatangi Masjid Istiqlal untuk mengecek segala persiapan terkait kedatangan Paus Fransiskus pada Jumat (29/8) lalu.

Peninjauan dilakukan di area Plaza Al-Fattah yang akan menjadi area silaturahmi Paus Fransiskusus di Masjid Istiqlal.

Selain Plaza Al-Fattah, peninjauan juga dilangsungkan di Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral.

Untuk informasi, Terowongan Silaturahmi yang rampung dibangun sejak 2021 lalu menjadi penghubung antara Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral.

Baca juga: Paus Fransiskus Duduk Santai Samping Sopir, Buka Jendela dan Lambaikan Tangan ke Warga

Adapun terowongan silaturahmi ini mempunyai panjang 32 meter, lebar 5 meter dan tinggi 8 meter dengan dilengkapi sejumlah fasilitas termasuk lift.

Pembangunan terowongan ini diharapkan dapat menjadi contoh kerukunan antar umat beragama. Sehingga, antar agama dapat terus saling menjaga silaturahmi dan toleransi karena Indonesia kaya akan kepercayaan.

Warga Terharu

Nini (58), warga Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, tampak membawa beberapa bendera Vatikan dan bendera Indonesia, yang sudah disiapkannya sejak jauh hari. Ia begitu antusias menyambut kedatangan Paus, di depan kantor Kedutaan Besar Vatikan, Jakarta.

Pantauan Tribun, setibanya Paus di Kantor Kedubes Vatikan, pada pukul 12.50 WIB. Nini tampak bersemangat melambaikan tangan ke arah Paus Fransiskus yang berada di dalam mobil Toyota Zenix warna putih.

Saat ditemui, Nini mengaku akan merasa bersalah jika tidak datang untuk menyambut kedatangan Paus secara langsung di Jakarta. Sebab, katanya, ada banyak umat Katolik yang berada di luar Pulau Jawa kesulitan untuk datang ke Jakarta, meski sangat berharap bertemu Paus.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved