Kamis, 9 April 2026

Berita Kabupaten Kupang

Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan dan Rapat Korodinasi dengan Stakeholder

Lalu kerawanan lain pemilih yang tidak penuhi syarat tapi tidak terdaftar, lalu Pemilih yang penuhi syarat tapi tidak terdaftar.

|
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Kegiatan Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan dan Rapat Korodinasi Dengan Stakeholder Bawaslu Kabupaten Kupang, Senin 26 Agustus 2024  

Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Bawaslu Kabupaten Kupang terus memperkuat upaya pencegahan terhadap potensi kerawanan pelanggaran pada Pemilihan Tahun 2024.

Saat membuka kegiatan Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan dan Rapat Korodinasi Dengan Stakeholder Bawaslu Kabupaten Kupang, Senin 26 Agustus 2024, Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang Marthoni Reo mengatakan ada 15 potensi kerawanan di Pilkada Kabupaten Kupang 2024.

"Pasca putusan MK membuat demokrasi cukup bergejolak dan kami siap ikuti dan kawal putusan ini. Untuk menjaga kedamaian dan demokratisasi Pilkada Di Kabupaten Kupang maka indeks kerawana Pilkada sangat penting," ujarnya.

Indeks kerawanan kata dia sangat penting supaya semua stakrholder tahu potensi kerawanan yang terjadi dan langkah mitigas untuk pencegahan kerawanan itu.

Baca juga: DPRD Kabupaten Kupang Desak Polisi Batasi Jam Pesta dan Miras

"Kita mencatat ada 15 indikator indeks kerawanan yang akan dihadapi dan kita perlu bersama mencegah dan meminimalisir sedini mungkin," ungkapnya.

Salah satu yang paling menonjol adalah data Penduduk potensial pemilih yang tidak punya KTP Elektronik. Ini yang akan menjadi salah satu kerawanan karena masyarakat tidak dapat menyalurkan hak pilih mereka karena mereka wajib tunjukkan KTP.

Lalu kerawanan lain pemilih yang tidak penuhi syarat tapi tidak terdaftar, lalu Pemilih yang penuhi syarat tapi tidak terdaftar.

Kerawanan lain misalnya Keterlambatan logistik, Kompalin hasil Pilkada, Pemilih ganda, Kampanye di luar jadwal, Penghitungan suara ulang, Money politic, Cuaca buruk, Intimidasi terhadap penyelenggara pemilu, Pengrusakan APK, dan Netralitas ASN

"Ini jadi instrumen untuk mendeteksi secara dini dan bagaimana langkah mitigasi kita. Kita terus bergandengan dan optimis pilkada berjalan dengan efektif dan efisien sesuai yang kita harapkan bersama," tukasnya.

Sementara Pemkab Kupang dari Kepala Kesbangpol Kabupaten Kupang Yesai Lanus dalam paparanya juga menekankan salah satu keraeanan yang menjadi atensi pemkab adalah netralitas ASN.

Menurut dia sejak pemilu 2024 lalu betralitas ASN terus ditekankan Pemkab Kupang agar ASN menjaga marwah mereka.

Pemkab Kupang juga terus mendukung pengawasan Pemilu yang dibuktikan dengan alokasi anggaran Pilkada sebanyak 6,3 Miliar di pilkada 2024 keoada Bawaslu Kabupaten Kupang.

Kesbangpol yang menjadi ujung tombak Pemkab yang bersinggungan dengan pemilu terus melakukan kerja-kerja dan peran aktif dalam mensukseskan Pemilu.

Yang pertama berkoordinasi dengan stakeholder dan aparat keamanan juga terus memantau perkembangan Politik di Kabupaten Kupang.

Kesbangpol juga ikut bersama Bawaslu melakukan deteksi dini dan pencegahan dini kerawanan pilkada yang terjadi.

Bersama penyelenggaran juga terus mendukung partisilasi dan peran aktif dari masyarakat dan oeran aktif dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.(ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved