Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Rabu 7 Agustus 2024, Sila Pertama: Tuhan Ada
Suluh Injil Renungan Harian Juli 2024 merupakan Bulan Kebangsaan dengan Tema “GMIT DI BUMI PANCASILA Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila”
POS-KUPANG.COM. KUPANG - Renungan Harian Kristen Rabu 7 Agustus 2024, Sila Pertama: Tuhan Ada, merujuk pada KITAB KELUARAN 3:13-14.
Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).
POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penulis Komunitas Suluh Injil edisi Juli 2024.
Suluh Injil Renungan Harian Juli 2024 merupakan Bulan Kebangsaan dengan Tema “GMIT DI BUMI PANCASILA
Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila”
Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:
Frasa “Tidak ada Tuhan” dan “Tuhan tidak ada” memiliki makna yang berbeda.
Mungkin kita orang yang percaya kepada Tuhan, namun ada kalanya dalam situasi tertentu kita bisa merasa Tuhan tidak ada, yakni situasi sulit dan banyak penderitaan, atau juga situasi nyaman hidup dalam dosa, orang menganggap Tuhan tidak ada.
Walaupun mereka Kristen tetapi pengalaman dan praktik hidup mereka menyatakan Tuhan tidak ada.
Sedangkan bagi orang atheis, tidak ada Tuhan dan agama adalah alat penindasan. Selanjutnya mereka sibuk membuktikan bahwa tidak ada Tuhan di semesta ini.
Mengapa orang Israel diperintahkan untuk percaya bahwa Tuhan ada? Sejarah keberadaan mereka sebagai pribadi manusia, sebagai keluarga, sebagai umat Allah, maupun sebagai bangsa menyatakan keberadaan Tuhan.
Ada saatnya Israel juga mengalami kesukaran di Mesir dan tidak lagi merasa Tuhan ada. Kita dapat memahami ini ketika Musa dijumpai Allah di gunung Sinai, ia bertanya siapa namaMu?
Baca juga: Renungan Harian Kristen Selasa 6 Agustus 2024, Ketuhanan Yang Maha Esa
Dan Allah menjawab “Aku adalah Aku”, Allah Ada! Pengalaman demi pengalaman di Mesir yang tidak mengenal Allah Abraham, Ishak dan Yakub membuat Israel pun menganggap tidak ada Allah.
Tetapi melalui Musa, Allah menyatakan Aku Ada! Keberadaan Allah tidak bergantung kepada apakah manusia percaya atau tidak. Keberadaan kitalah yang bergantung kepada Allah, sebab Dia yang menciptakan kita.
Rujukan sejarah kepada nenek moyang mereka: Abraham, Ishak dan Yakub menjadi bukti permanen Allah ada, itu sebabnya Abraham, Ishak dan Yakub percaya kepada-Nya. Dapatkah mereka mengatakan tidak ada Allah?
LANGKAH IMAN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sila-pertama-Pancasila.jpg)