HUT Ke 79 Kemerdekaan RI

Istana Sewa 1.000 Mobil di IKN, Alphard Rp 25 Juta Per Hari

Tarif rental mobil di Kalimantan Timur naik hingga 350 persen menjelang peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN Nusantara.

Editor: Alfons Nedabang
ANTARA/ANDI FIRDAUS
Suasana pembangunan konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (31/7/2024). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Tarif rental mobil di Kalimantan Timur (Kaltim) naik hingga 350 persen menjelang peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Kenaikan tarif rental itu dampak dari tingginya permintaan. Pihak Istana melalui Kementerian Sekretariat Negara menyewa 1.000 unit mobil untuk kepentingan perayaan HUT ke-79 RI di IKN pada 17 Agustus mendatang.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Rental Daerah (Asperda) Kaltim, Danum Kiswanto, membenarkan adanya kenaikan harga rental mobil tersebut. "Memang benar itu terjadi peningkatan dan peningkatan harga ini terjadi sejak awal Agustus,” kata Danum kepada Tribunkaltim.co, Senin (5/8).

Menurut Danum, kenaikan harga sewa mobil tidak dapat dihindari mengingat tingginya permintaan kendaraan. Sebagai contoh, harga sewa mobil Toyota Fortuner yang biasanya sekitar Rp2,5 juta per hari kini melonjak menjadi Rp5 juta. Sementara harga sewa Hi-Ace yang sebelumnya Rp3,5 juta kini meroket hingga Rp15 juta per hari.

Peningkatan harga paling signifikan terlihat pada jenis kendaraan Alphard yang harga sewanya naik dari Rp7 juta menjadi Rp25 juta per hari. Artinya ada kenaikan hingga 350 persen.

“Permintaan ini luar biasa tinggi, lebih dari 1000 unit, sedangkan stok unit yang kami miliki sangat terbatas,” tambah Danum.

Ia mengatakan bahwa lonjakan permintaan kendaraan rental ini tidak terlepas dari semakin mendekatnya perayaan HUT RI yang akan diadakan di IKN.

Baca juga: Otoritas Ibu Kota Nusantara Pastikan Selesainya 21 Tower Rumah Susun untuk ASN di IKN

Banyak tamu dari berbagai daerah dan pejabat tinggi yang diperkirakan akan hadir dalam acara tersebut, sehingga kebutuhan akan kendaraan yang nyaman dan aman menjadi prioritas.

"Selain itu, terbatasnya ketersediaan unit juga menjadi faktor yang mendorong naiknya harga sewa. Para pengusaha rental di Kaltim harus berupaya keras memenuhi permintaan yang meningkat, meski harus mendatangkan unit tambahan dari luar daerah," ungkapnya.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha rental mobil di Kaltim. Mereka dituntut untuk tetap memberikan layanan terbaik di tengah tekanan lonjakan harga dan terbatasnya ketersediaan unit.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, Asperda Kaltim bekerja sama dengan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asperda Indonesia berhasil mendatangkan dukungan sejumlah unit kendaraan dari berbagai kota seperti Surabaya, Jakarta, Sidoarjo, Semarang, Solo, Makassar, Bali, dan Palu. Kendaraan-kendaraan tersebut kini sedang dalam perjalanan menuju Kaltim.

Namun, mendatangkan unit dari luar daerah memerlukan biaya pengiriman yang cukup besar, mencapai Rp 13 juta per unit mobil. "Sehingga lonjakan harga pun sudah tidak bisa dihindari," kata Danum.

Danum berharap situasi ini bisa menjadi pelajaran untuk perbaikan manajemen penyediaan kendaraan di masa depan. Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan tamu undangan terhadap perayaan HUT RI di IKN, sektor rental mobil di Kaltim saat ini sedang berada di puncak kesibukan.

Pengusaha rental diimbau untuk terus berkoordinasi agar pelayanan kepada pelanggan tetap optimal dan kebutuhan kendaraan untuk acara nasional ini dapat terpenuhi dengan baik.

Baca juga: Geliat Pembangunan IKN Sambut HUT ke-79 Kemerdekaan RI

Jamil, seorang pengusaha rental mobil di Kaltim mengaku harus mendatangkan unit kendaraan dari luar Kaltim untuk memenuhi kebutuhan pasar. Ia mengaku seluruh unit yang ia miliki habis dipesan jauh-jauh hari.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved