Berita Rote Ndao
Catat BMD Secara Online, Sekretaris Dinas PKO Rote Ndao Buat Terobosan Hadirkan Aplikasi Basan Tesa
Aksi perubahan ini dilakukan Calvin dengan judul besar, Optimalisasi Pencatatan Administrasi Barang Milik Daerah (BMD) melalui Aplikasi Basan Tesa.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Rote Ndao, Calvin Alexi Nikson Lango membuat terobosan dengan menciptakan Aplikasi Basan Tesa.
Kehadiran aplikasi tersebut dilatarbelakangi oleh semangat untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dan sebagai upaya mengantisipasi perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya pemanfaatan teknologi informasi instansi pemerintah selaku penyelenggara pelayanan publik menerapkan e-government atau Elektronik Government.
Aksi perubahan ini dilakukan Calvin dengan judul besar, Optimalisasi Pencatatan Administrasi Barang Milik Daerah (BMD) melalui Aplikasi Basan Tesa pada Dinas PKO Kabupaten Rote Ndao.
Calvin menjelaskan, Aplikasi Basan Tesa merupakan aplikasi yang dibuat untuk pencatatan administrasi BMD pada perangkat daerah. Adapun nama Basan Tesa berasal dari Bahasa Rote yang sering dimaknai dengan "semua berkumpul atau semua ada."
"Aplikasi ini juga adalah hasil dari pelaksanaan aksi perubahan kinerja organisasi pada pelatihan kepemimpinan administrator Angkatan XIV yang saya ikuti sejak tanggal 1 April sampai 9 Agustus 2024 pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi NTT," ungkap Calvin kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu, 3 Augustus 2024.
Diterangkannya lebih lanjut, Aplikasi Basan Tesa pula terobosan inovatif untuk meningkatkan kinerja organisasi pada Sekretariat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien sesuai dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan e-government.
Calvin mengaku, di Sekretariat Dinas PKO Rote Ndao sebelumnya mengalami permasalahan dalam pembuatan laporan semester maupun laporan tahunan Barang Milik Daerah pada saat pengentrian pengadaan atau mutasi barang yang masih mengentri di bidang aset atau secara luring (luar jaringan).
Masalah itu disebabkan tidak tersedianya aplikasi yang dapat diakses melalui kantor masing-masing dan atau UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) seperti sekolah-sekolah di Kabupaten Rote Ndao, sehingga mengalami keterlambatan pelaporan karena faktor jarak dan kondisi sehingga tidak efesiensi sesuai waktu yang ditetapkan oleh bidang Sekretariat.
Dengan begitu, kata Calvin, diperlukan suatu sistem aplikasi yang mumpuni agar informasi pencatatan admnistrasi BMD dapat dikelola secara efisien, efektif, transparan dan akuntabel, terutama di lingkup Dinas PKO Kabupaten Rote Ndao.
"Aplikasi Basan Tesa lahir sebagai bentuk transformasi dari sistem manual menjadi digital yang sangat diperlukan guna meningkatkan efektivitas pencatatan administrasi dan pengelolaan barang milik daerah," pungkas Calvin.
Kehadiran aplikasi tersebut tentu penyajian dan visualisasi data serta pelaporan BMD dapat terlaksana secara real time sehingga perkembangan kondisi aset bisa dipantau dengan mudah dan cepat dan tentunya berujung pada pengambilan keputusan yang efektif.
Baca juga: KKP dan Polres Rote Ndao Tanda Tangan PKS Pengawasan Tindak Pidana Perikanan
Masih jelas Calvin, Aplikasi Basan Tesa juga bertujuan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, terutama agar terwujudnya akuntabilitas dalam pengelolaan BMD dengan pencatatan barang yang lebih tertib, efektif dan efisien.
Perihal pengunaannya, Calvin mengemukakan, Basan Tesa sebagai aplikasi pencatatan administrasi dan pelaporan barang milik daerah yang berbasis elektronik dan sudah dilengkapi dengan tanda tangan elektronik yang tersertifikasi untuk mempermudah proses pelaporan yang disampaikan oleh UPTD (sekolah-sekolah) kepada Dinas PKO Rote Ndao.
Ia juga menuturkan, Aplikasi Basan Tesa telah diimplementasikan secara berkelanjutan melalui tiga tahapan, yakni dalam jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Dinas-PKO-Rote-Ndao.jpg)