KUR 2024

BRI Optimis KUR 2024 Selesai Tepat Waktu, Bakal Habis September 2024

Saat ini, manajemen Bank BRI optimis kalau dana KUR 2024 yang dipercayakan pemerintah pada lembaga tersebut senilai Rp 165 triliun.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TEPAT WAKTU – Manajemen Bank BRI optimis, penyaluran dana KUR 2024 akan habis tepat waktu. 

POS-KUPANG.COM – Saat ini, manajemen Bank BRI optimis kalau dana KUR 2024 yang dipercayakan pemerintah pada lembaga tersebut senilai Rp 165 triliun, akan selesai disalurkan sebelum akhir tahun 2024 ini.

Jika penyalurannya lancar, maka dana Kredit Usaha Rakyat tersebut akan habis disalurkan pada September 2024 nanti. Atau setidaknya, dana itu sudah tersalurkan seluruhnya sebelum Desember 2024.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Supari. Dia mengatakan bahwa manajemen lembaga itu sangat optimis target penyaluran KUR 2024 dapat tercapai.

Hal itu, lanjut dia, berdasarkan percepatan graduasi atau upaya yang sedang dilakukan manajemen Bank BRI untuk membuat nasabah eksisting naik kelas.

"Untuk tahun ini, kami akan salurkan KUR kepada lebih dari 3,7 juta nasabah dari pipeline sebanyak 7 juta. Kami juga sudah siapkan nasabah-nasabah lama kami kurang lebih 2 juta kita naik kelaskan," kata Supari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

BRI mendapatkan kuota penyaluran KUR sebesar Rp165 triliun di tahun 2024. Hingga April 2024, target tersebut sudah tercapai 36 persen atau sebesar Rp 59,96 triliun yang disalurkan kepada 1,2 juta debitur UMKM.

Menurut perseroan, UMKM yang membutuhkan modal untuk pengembangan usaha dapat langsung mengajukan dana KUR di Bank BRI. KUR BRI sendiri diperuntukkan bagi calon nasabah yang memiliki usaha produktif dan layak serta belum pernah menerima kredit/pembiayaan investasi/modal kerja komersial.

Riyanto, salah satu penerima KUR BRI yang menjalankan usaha Bakpia Kurnia Sari di Yogyakarta, mengakui bahwa bunga KUR sangat terjangkau bagi pelaku UMKM seperti dirinya. Hal tersebut semakin membuat Riyanto yakin untuk mengambil pinjaman melalui KUR BRI sebanyak Rp 500 juta.

Adapun pinjaman yang diterima Riyanto itu digunakan untuk operasional usaha secara keseluruhan, termasuk membeli bahan-bahan untuk pembuatan bakpia dan mesin-mesin pendukung yang diperlukan.

Bakpia Kurnia Sari sendiri didirikan pada tahun 1962 dan merupakan usaha yang diwariskan oleh kedua orang tua Riyanto. Pada saat itu, Bakpia Kurnia Sari belum memiliki karyawan dan produknya dijajakan dengan cara berkeliling.

Baca juga: BRI Punya Kerangka Jitu Selama Salurkan KUR 2024, Simak Ini

Baca juga: Bank BRI Terbukti Paling Banyak Salurkan KUR 2024, Ini Faktanya

Pada tahun 1985, Riyanto mengambil alih dan melakukan sejumlah perbaikan, termasuk pada pembaruan resep bakpia agar rasanya bisa lebih diterima oleh lidah masyarakat sekitar. Saat ini usahanya telah berkembang dengan 10 outlet Bakpia Kurnia Sari yang tersebar di Yogyakarta dan jumlah karyawan lebih 200 orang.

"Saya berharap supaya ke depannya BRI bisa memberikan pinjaman KUR dalam jumlah yang lebih besar. Dan saya juga berharap agar usaha Bakpia Kurnia Sari bisa semakin berkembang, menambah outlet lagi, dan semakin diminati oleh para konsumen," kata Riyanto. (*/antara.com)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved