Pilgub NTT
Elektabilitas Tinggi di Pilgub NTT Bisa Ambruk Jika Tanpa Logistik dan Infrastruktur Politik
perlu ada kesadaran bahwa politik elektoral - elektabilitas dari hasil survei bukan satu-satunya alat penentu kemenangan.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
"Beda tipis, tapi perbedaan yang tipis itu bisa jadi akan berubah. Jadi di satu waktu yang elektabilitasnya rendah bisa naik dan elektabilitas yang tinggi bisa turun," ujarnya.
Sebaliknya, peluang bagi kandidat dengan elektabilitas rendah bisa menyambung dengan baik antara elektabilitas, logistik dan infrastruktur politik. Dengan sendirinya, elektabilitas calon akan meningkat.
"Kalau calon gubernur yang elektabilitasnya sudah tinggi, dia harus cari wakil yang memiliki kemampuan logistik dan infrastruktur yang kuat. Kalau dia mencari elektabilitas tinggi tetapi logistik dan infrastruktur tidak kuat, bisa jadi mereka akan jeblok di pemilihan nanti," ujarnya.
Lain halnya dengan calon gubernur memilih wakil yang memiliki infrastruktur dan logistik yang kuat. Dr Rudi memberikan contoh calon gubernur yang diusung Partai NasDem, Simon Petrus Kamlasi juga sama seperti Johni Asadoma memiliki infrastruktur yang cukup kuat karena tercatat sebagai anggota TNI aktif berpangkat Brigjen dan juga putra daerah asal Timor Tengah Selatan (TTS).
Namun, lanjutnya, ada faktor-faktor lingkungan sekitar yang membuat sampai saat ini, infrastruktur politik belum bekerja optimal. Mereka masih menunggu penetapan, masih wait and see untuk mendapatkan ruang mengeksekusi strategi yang mereka sudah siapkan dengan memanfaatkan logistik dan infrastruktur politik
"Para calon gubernur, sebaiknya tidak mencari calon wakil yang elektabilitas tinggi karena itu merupakan output dari kerja strategis, logistik dan infrastuktur," jelas dia.
Johni Asadoma yang ditemui di Kupang mengatakan akan patuh terhadap keputusan partai. Sebagai kader Gerindra, Johni Asadoma mengaku siap dengan perintah partai.
"Saya akan tetap patuh dan loyal terhadap apapun keputusan partai," kata Johni Asadoma, Senin. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.