Selasa, 14 April 2026

Pilkada Ende

Calon Kepala Daerah di Ende Harus Peduli Kebencanaan dan Isu Perubahan Iklim

Hironimus menyebut FPRB Kabupaten Ende sendiri sudah berdialog dengan KPU Ende agar pada saat debat kandidat nantinya isu kebencanaan dan isu perubaha

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Ende, Hironimus Pala saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu, 24 Juli 2024 siang di Kantor Yayasan Tana Nua Flores. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Semua bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) di Kabupaten Ende diharapkan agar mempunyai kepedulian terhadap kebencanaan dan juga isu perubahan iklim.

Hal itu disebabkan karena terdapat 11 jenis bencana alam di Kabupaten Ende yang terjadi hampir setiap tahun.

Hal itu dikatakan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Ende, Hironimus Pala kepada TribunFlores.com, Rabu, 24 Juli 2024 siang di Kantor Yayasan Tana Nua Flores.

Bahkan, Hironimus menyebut FPRB Kabupaten Ende sendiri sudah berdialog dengan KPU Ende agar pada saat debat kandidat nantinya isu kebencanaan dan isu perubahan iklim juga dimasukkan menjadi salah satu materi debat nantinya. 

"Calon-calon pemimpin Ende kedepan itu harus punya kepedulian terhadap pengurangan resiko bencana, kami dari forum sudah bertemu KPU dan mendorong KPU agar debat nanti itu ada isu kebencanaan dan isu perubahan iklim," jelas Hironimus. 

Dikatakan Hiro Pala, pemahaman tentang kebencanaan dan isu perubahan iklim akan menjadi dasar penetapan darurat bencana apabila terjadi bencana alam maupun non alam nantinya. 

Baca juga: KPU Ende Rampungkan Proses Coklit Data Pemilih Pilkada 2024

"Kita menetapkan itu nanti ke status darurat, apa acuan kita, ada dokumen tidak, kalau dia tidak punya kepedulian itu, dokumen itu jadi landasan hukum kalau tidak ada landasan nanti resikonya apa, penyalahgunaan kewenangan dan itu akan menjadi resiko berikutnya dan semua orang yang jadi pelaksana di tingkat bawah juga akan ragu-ragu, kalau tidak ada dokumen akhirnya mereka bisa terjerat masalah hukum," jelas dia. 

Dari aspek dampak bencana, lanjut dia, apabila terjadi bencana berapa banyak areal yang menjadi lokasi bencana, berapa banyak korban jiwa, kerugian materil. Isu kebencanaan dan isu perubahan iklim menurut Hiro Pala bukan hanya menjadi isu di Kabupaten Ende tetapi isu global sehingga para calon kepala daerah tidak boleh tutup mata dan harus punya kepedulian.

"Pemerintah dan setiap harus melihat, tidak bisa hanya sekedar slogan besar tapi implementasinya kosong, itu yang tidak boleh," tutup Hiro Pala. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved