Berita Manggarai
Pemkab Manggarai Terima 20 Jamaah Haji dari Tanah Suci
Sekda Manggarai Drs Jahang Fansi Aldus, dalam kesempatan itu mengatakan, paling tidak, ada dua hal yang terjadi dalam peristiwa menunaikan ibadah haji
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, RUTENG - Sebanyak 20 orang jamaah haji yang diberangkatkan dari Kabupaten Manggarai untuk menunaikan ibadah haji di Mekkah Arab Saudi, kini kembali tiba dengan selamat.
Puluhan jaamaah haji ini kemudian diterima secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai dalam acara penerimaan Jemaah Haji Kabupaten Manggarai Tahun 1455 Hijriah/2024 M yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Manggarai, Kamis 18 Juli 2024.
Sekda Manggarai Drs Jahang Fansi Aldus, dalam kesempatan itu mengatakan, paling tidak, ada dua hal yang terjadi dalam peristiwa menunaikan ibadah haji. Yang pertama adalah manusia/ umat Islam menjawab panggilan Tuhan. Karena itulah, pada saat ibadah haji, akan terdengar seruan “Labbaika Althumma Labbaik” (Aku datang memenuhi pangilanMu, ya Allah).
Kedua, wujudkanlah keberimanan melalui kerja-kerja yang nyata. Tekun dalam doa tentu saja sangat penting.
"Tetapi saya sungguh yakin bahwa dengan hanya mengandalkan kekuatan doa, tanpa kerja yang nyata, perubahan yang diharapkan tidak akan tercapai," ujarnya.
Menurutnya, menciptakan kebahagiaan di tengah masyarakat hanya dapat dilakukan melalui usaha/kerja yang nyata. Usaha atau kerja nyata tersebut adalah juga bentuk nyata dari kecintaan kita pada bangsa dan Negara kita tercinta ini.
Menurut Sekda Fansi, sebagai tokoh masyarakat, jemaah haji dapat mengambil bagian penting melalui keteladanan yang mampu memotivasi masyarakat untuk bersatu dalam kerja bersama.
"Dengan demikian, saya yakin bahwa akan tercipta kualitas kehidupan masyarakat Manggarai yang lebih baik, yang membuat kita semua akan semakin dekat dengan kebahagiaan sejati, karena melihat masyarakat/sesama manusia Ciptaan Allah yang sama, hidup dalam kebahagiaan," ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai, Pontius Mudin, S.Fil menerangkan, jemaah haji tahun 14551 Hijriah/2024 Masehi dari Kabupaten Manggarai sebenarnya ada 23 orang, namun 1 orang ditangguhkan untuk keberangkatan naik haji pada Tahun 2025 dan 2 orang lainya meminta untuk diberangkatkan dari daerah asalnya di Jawa. Sedangkan sisanya 20 orang diberangkatkan dari Kabupaten Manggarai.
Pontius juga menerangkan, 20 orang jemaah haji itu dengan rincian 12 orang dari Kecamatan Langke Rembong, 6 dari Kecamatan Reok, 1 orang dari Kecamatan Satar Mese dan 1 orang dari Kecamatan Satar Mese Barat. Usia tertua jemaah haji 84 tahun dan termuda 21 tahun.
"Dari jumlah haji pada Tahun ini mengalami peningkatan hampir 100 persen karena tahun sebelumnya ada 11 orang tahun ini meningkat menjadi 20 orang. Mudah-mudahan tahun 2025 nantinya meningkat lagi," ujarnya.
Pontius juga mengaku bangga karena semua jemaah haji yang diberangkatkan untuk menunaikan ibadah jemaah pulang dengan selamat.
"Saya sangat senang karena jemaah haji pergi dan pulang sama jumlahnya. Mereka tiba dengan selamat," ujarnya.
Ia berharap agar jemaah haji ini menjadi ujung tombak bagi Kabupaten Manggarai untuk meneladani ajaran-ajaran agama. Sekaligus sebagai penggerak kehidupan bagi masyarakat. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Tanah Suci
Pemkab Manggarai
jamaah haji
Sekda Manggarai
Kabupaten Manggarai
ibadah haji
POS-KUPANG.COM
Polres Manggarai Berhasil Mediasi Kericuhan Pemain dan Suporter Dua Tim Futsal |
![]() |
---|
Keuskupan Ruteng Lanjutkan Program Gerakan Ekologis dalam Tahun Pastoral Ekaristi Transformatif |
![]() |
---|
Komunitas Seni Teater Saja Ruteng, Gelar Pementasan Teater ‘X-Ray Mission |
![]() |
---|
Status Gunung Anak Ranakah di Manggarai Masih Level Waspada, Pos Pengamat Akui Keliru |
![]() |
---|
FKIP Unika St Paulus Ruteng Gelar Seminar Nasional |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.