Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 15 Juli 2024, “Ia Tidak Layak BagiKu”

Yesus sebenarnya mau menyatakan bahwa ajaranNya yang baru inilah yang membuat orang harus memilih

Editor: Rosalina Woso
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Sabtu 17 Februari 2023 dengan judul Dengarkanlah Dia. 

Oleh: Bruder Pio Hayon

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Senin 15 Juli 2024, “Ia Tidak Layak BagiKu”

Br. Pio Hayon, SVD. HariSenin Biasa Pekan XV

PW. Sto. Bonaventura

Bacaan I:Yes. 1:11-17

Injil: Matius10:34-11:1                                                                   

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Salam damai sejahtera untuk kita semua.Untuk menjadi layak atau tidak org harus memenuhi syarat tertentu. Contoh praktisnya, jika mau masuk satu perguruan tinggi, orang harus memenuhi berbagai syarat dan yang memenuhi syarat itulah yang aka diterima masuk. Itulah standard yg mau atau tidak kita harus bisa memenuhi syarat agar dianggap layak. Itulah hidup.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Hari ini gereja sejagat memperingati Santo Bonaventura, Uskup dan pujangga gereja. Bonaventura lahir sekitar tahun 1218 di Bagnoreggio, Italia Tengah. Konon, waktu masih kecil ia jatuh sakit berat. Ibunya menggendongnya pergi menemui Santo Fransiskus Asisi. Pada pertemuan itu Fransiskus Asisi meramalkan terjadinya hal-hal besar pada anak itu kelak.

Fransiskus memberikan berkatnya dan berseru: "O Bonaventura", yang artinya: "Betapa baik kejadian ini". Dan kata-kata ini kemudian diabadikan sebagainamaanakitu.Ketika meningkatdewasa, Bonaventura masuk Ordo Saudara-saudara Dina Fransiskan. Ia dikirim ke Paris untuk belajar filsafat dan teologi di Universitas Paris.

Baginya, belajar berarti berdoa sehingga terus menerus merenung. Kalau orang bertanya darimana ia mendapatkan kepandaiannya, ia menunjuk salib Yesus: "Dari Dia! Saya mempelajari Yesus yang disalibkan".

Bonaventura terus memelihara kesegaran otaknya dan kesehatannya, agar dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh demi mengabdi kepada pengetahuan suci. Bonaventura yang bergelar doktor banyak menulis karya-karya yang sangat mendalam isinya.Bonaventura meninggal dunia pada tahun 1274 ketika menghadiri Konsili Lyon.

Ia dikenal sangat berjasa dalam usaha mempersatukan kembali Gereja Orthodoks Yunani dengan Gereja Latin Roma.Kisahhidupsanto Bonaventura juga diteguhkan lagi dalam bacaan-bacaan suci yang kita renungkan hari ini.

Dalam Kitab nabi Yesaya, Tuhan menegur bangsa Sodom yang telah banyak berbuat dosa dan kelaliman. Walaupun mereka tetap mempersembahkan persembahan kepada Tuhan tetapi tidak diindahkan Tuhan karena bukan itu yang diminta Tuhan. Yang diminta oleh Tuhan adalah supaya mereka bertobat dan membantu orang miskin dan anak yatim piatu dan janda. Hal yang ditekankan Tuhan adalah tindakan nyata bagi orang yang membutuhkan. Hal yang sama ditekankan Yesus dalam wejangan pengajaran kepada rasul-rasulNya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved