Minggu, 26 April 2026

Pilgub NTT

PDIP Dekati Merry Kolimon untuk Dampingi Ansy Lema, Begini Respon Mantan Ketua Sinode GMIT

PDIP melakukan pendekatan kepada Pdt. Merry Kolimon untuk dijadikan Calon Wakil Gubernur NTT mendampingi Ansy Lema.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Alfons Nedabang
KOLASE POS-KUPANG.COM
Yohanis Fransiskus Lema alias Ansy Lema dan Pdt. Dr. Merry Kolimon, STh. 

Nama yang disebut Ansy Lema merupakan sosok sangat familiar dengan umat dan masyarakat serta ketokohannya tidak diragukan.

Figur rahasia itu dinilai memenuhi kriteria Calon Wakil Gubernur NTT versi Ansy Lema, yakni empat TAS.

Pertama, spiritualitas. "Kalau Takut akan Tuhan, beliau tidak diragukan lagi. Rohaninya melebihi saya," ucap Ansy Lema.

Kedua, integritas. "Integritas beliau juga sudah teruji."

Ketiga, kapasitas. Kapasitas beliau sudah terbukti karena pernah memimpin organisasi besar, dan juga punya network bagus di luar NTT.

Keempat, elektabilitas. "Memang elektabilitasnya masih kecil tapi tidak apa-apa," ujar Ansy Lema.

Meski sudah berkomunikasi, namun sosok tersebut belum menyatakan kesediaan. "Kami masih terus berkomunikasi."

Ansy Lema juga mengungkapkan bahwa dia 'dijodohkan' dengan beberapa figur. Ada juga yang mengirimkan foto figur untuk dijadikan Calon Wakil Gubernur NTT.

Baca juga: Hasto Sebut PDIP Belum Putuskan Calon Wakil Gubernur NTT Pendamping Ansy Lema

Ia mengapresiasi dan mengucap terima kasih kepada semua pihak yang menyampaikan aspirasi berkaitan dengan Calon Wakil Gubernur NTT

Ansy Lema menegaskan bahwa saat ini sedang dilakukan survei terhadap semua figur yang berpotensi.

PDIP bekerja sama dengan lembaga survei Indikator Politik Indonesia pimpinan Prof. Burhanuddin Muhtadi, MA, PhD.

"Saya pakai lembaga survei Indikator. Kami menunggu hasil survei," ujarnya.

Mengenai koalisi, Ansy Lema mengungkapkan bahwa sedang membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hanura.

"Masih terus berkomunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi," katanya.

Juru Bicara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta 2017 ini memperkirakan tiga pasangan calon ikut kontestasi Pilgub NTT pada Nobember 2024 mendatang. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved