Sabtu, 18 April 2026

Artikel Kesehatan

Indonesia Menduduki Peringkat Kedua Dunia: Mengenal Tuberkulosis Bagi Orang Awam

Tuberkulosis merupakan salah satu 10 penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia dan penyebab utama kematian

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
dr. Ani Kusumadewi Akbar, bertugas di UPTD Puskesmas Manutapen, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

Oleh dr Ani Kusumadewi Akbar
Bertugas di UPTD Puskesmas Manutapen, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang tentunya sudah sangat umum Anda dengar. Tuberkulosis merupakan salah satu 10 penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia dan penyebab utama kematian dari agen infeksius. pada 2020, Indonesia berada di peringkat ketiga kasus tuberkulosis terbanyak dengan 824.000 kasus.

Fakta menunjukkan, situasi TBC di Indonesia naik ke peringkat kedua terbanyak di dunia setelah India.  Berdasarkan Global TB Report 2022 yang diterbitkan oleh World Health Organization (organisasi Kesehatan dunia), perkiraan angka kejadian (insidensi) TB di Indonesia meningkat 15 persen di antara tahun 2020 ke tahun 2021 yakni 969.000 kasus.

Artinya, setiap satu menit ada dua orang yang sakit TB dan jika tidak diobati, seseorang dengan TB dapat menginfeksi 10 hingga 15 orang di sekitarnya dalam satu tahun. Diketahui juga bahwa jumlah kasus TB terbanyak di dunia, menyerang kelompok usia produktif terutama pada usia 45 sampai 54 tahun.

Terdapat 10 negara menyumbang dua sepertiga dari total kasus TBC; India (27,9 persen), Indonesia (9,2 persen), China (7,4 persen), Philippines (7,0 persen), Pakistan (5,8 persen), Nigeria (4,4 persen), Bangladesh (3,6 persen), Democratic Republic of the Chongo (2,9 persen), South Africa (2,9 persen) dan Myanmar (1,8 persen).  

Menurut data badan pusat statistic Provinsi Nusa Tenggara Timur angka kasus Tuberkulosis di pada tahun 2015 berjumlah 5.392 Kasus, pada tahun 2018 jumlah kasus Tuberkulosis tercatat 6.583 kemudian meningkat pada tahun 2023 dengan jumlah kasus TB sebanyak 9535 di Nusa Tenggara Timur. 

Definisi TB 

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam paru-paru dan mengakibatkan pengidapnya mengalami sesak napas disertai batuk kronis. Tuberkulosis merupakan penyakit menular penyebab kematian teratas di seluruh dunia yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis.

Menurut data dari WHO, pada tahun 2020 sebanyak 1,5 juta orang meninggal akibat penyakit TB. 

Selain paru-paru, tuberculosis dapat menyerang organ tubuh lain seperti tulang belakang, kulit, otak, kelenjar getah bening, dan jantung. 
Faktor Risiko Tuberkulosis
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko penularan dan resiko terkena penyakit tuberkulosis, seperti: 

• Melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat mengidap penyakit tertentu seperti HIV/AIDS, Diabetes Melitus, dan penyakit lain yang bisa menurunkan system imun tubuh. 

• Tinggal Bersama pengidap tuberculosis 

• Orang yang tinggal di pemukiman dengan kebersihan sanitasi yang kurang baik 

• Bayi dan anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang terutama usia dibawah 5 tahun.

• Orang lanjut usia yang sistem kekebalan tubuhnya mulai menurun.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved