Berita Sabu Raijua
Kelangkaan BBM Diduga Adanya Spekulan di Sabu Raijua
Kabupaten Sabu Raijua terkenal dengan sebutan Pulau Sejuta Lontar. Mayoritas mata pencaharian masyarakatnya adalah bertani.
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Oby Lewanmeru
Seorang warga juga mengungkapkan bahwa adanya dugaan pengecer besar BBM ini membayar sejumlah warga untuk mengantre di SPBU kemudian diserahkannya kepada pengecer yang dimaksud untuk dijual kembali. Bagaimana tidak, antrean panjang di sejumlah SPBU di Sabu Raijua berlangsung setiap hari dari pagi hingga sore hari. Lalu, apa pekerjaan pengantre ini?
Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke mengatakan, karakteristik Sabu Raijua berbeda dengan tempat lain. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil juga harus berbeda.
Melihat kondisi SPBU yang setiap hari dipenuhi lautan pengantre, Heke mengungkapkan ada kemungkinan terjadinya spekulan. Spekulan ini sengaja menciptakan kondisi ini agar menimbulkan keresahan dan kepanikan masyarakat mendapatkan BBM. Akibatnya masyarakat akan membeli BBM dengan harga berapa pun bahkan BBM subsidi.
"Berbeda dalam arti dalam pelayanan kepada masyarakat. Saat adanya Sub Penyalur BBM, pelayanan aman. Itu juga menutup kemungkinan untuk spekulan ambil. Sekarang ini bisa saja mungkin orang akan mengatakan tidak ada spekulan tapi kalau saya lihat, kemungkinan itu akan terjadi. Orang antre berulang-ulang,"ungkap Heke pada Kamis, 4 Juli 2024.
Menurut Heke, dengan Sub Penyalur (SP) di pulau Sabu, penyaluran BBM kepada masyarakat lebih jelas karena tercatat jelas seperti nomor kendaraan yang menjadi pelanggan pada Sub Penyalur.
"Kalau misalnya ada seribu di situ, dia layani seribu. Kalau ada kelebihan nanti baru dia layani yang lain tapi dia dahulukan. Jadi orang tidak lagi antre di situ, dia tidak lagi beli di tempat lain, si SP di sana sudah punya pelanggan karena dia punya catatan,"ujar Heke. (dhe)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Antrean-warga-di-SPBU-Sabu.jpg)