Berita Belu
Pemdes Dualaus Gelar Lomba Mancing dan Dayung Perahu untuk Dorong Pariwisata Bahari
Pemerintah Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, akan menggelar lomba mancing dan dayung perahu
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, akan menggelar lomba mancing dan dayung perahu tingkat desa pada pertengahan Juli 2024 untuk mendorong pengembangan pariwisata bahari.
Kepala Desa Dualaus, Oktobijalis Nape, menyatakan bahwa langkah ini diambil karena Desa Dualaus memiliki potensi besar di bidang wisata bahari.
Menurutnya, banyak masyarakat setempat yang bekerja sebagai nelayan selain sebagai petani, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberdayakan mereka dan menarik minat wisatawan.
"Kami melihat potensi besar di sektor wisata bahari di Desa Dualaus. Dengan banyaknya masyarakat yang bekerja sebagai nelayan, kami ingin mengembangkan potensi ini lebih lanjut," ujar Oktobijalis Nape, saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Rabu 3 Juli 2024.
Disampaikannya, pembiayaan kegiatan ini akan menggunakan anggaran dana desa yang diperuntukkan untuk pemberdayaan masyarakat di lokasi wisata pada tahun anggaran 2024.
Oktobijalis juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sosialisasi kepada masyarakat untuk membangkitkan kembali wisata bahari di desa Dualaus.
Baca juga: Kafilah Kabupaten Belu Raih Tujuh Juara di MTQ XXX Tingkat Provinsi NTT
"Peserta lomba diutamakan warga Desa Dualaus, dengan pemenang ditentukan berdasarkan berat maksimal ikan yang diperoleh," tambahnya.
Disampaikan pula, Juara satu hingga empat akan diberikan hadiah berupa uang pembinaan untuk merangsang masyarakat pesisir dalam merawat lokasi wisata sehingga menarik kunjungan wisatawan.
"Hadiah yang kami berikan untuk para juara berupa uang tunai, agar bisa menjadi motivasi bagi masyarakat dalam merawat dan mengembangkan lokasi wisata," jelasnya.
Lokasi pelaksanaan kegiatan lomba akan diadakan di Jembatan Pelangi, yang dipilih untuk menghidupkan kembali daya tarik objek wisata ini.
"Kami telah menetapkan lokasi di Jembatan Pelangi yang telah dibangun sejak tahun 2020. Tempat ini memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kegiatan wisata," kata Okto.
Selain menghidupkan kembali daya tarik wisata, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui UMKM yang ada di Desa Dualaus.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi UMKM kuliner untuk memanfaatkan kesempatan ini dalam memperjualkan barang dagangannya.
Baca juga: Wisata NTT, Ini Daftar 4 Air Terjun di Kabupaten Belu yang Wakib Dikunjungi Saat Liburan ke Atambua
"Banyak UMKM kuliner yang bisa memanfaatkan momen ini untuk menjual produk mereka, yang tentu saja berdampak positif pada peningkatan ekonomi keluarga," tambahnya.
Oktobijalis juga mengungkapkan harapannya bahwa lomba mancing dan dayung perahu ini kedepannya dapat menjadi daya tarik utama, tidak hanya bagi penonton, tetapi juga untuk peserta dari luar Desa Dualaus.
"Ini adalah event awal, tetapi ke depannya, kami tidak menutup kemungkinan untuk melibatkan peserta dari luar Desa Dualaus," tutup Okto. (Cr23)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.