KKB Papua
Ditembak KKB Papua, Evakuasi Guru dan Tenaga Medis di Paniai Sangat Menegangkan
Proses evakuasi guru dan tenaga medis di Kabupaten Paniai ternyata berlangsung dalam suasana yang sangat menegangkan. Proses evakuasi itu menegangkan.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Proses evakuasi guru dan tenaga medis di Kabupaten Paniai ternyata berlangsung dalam suasana yang sangat menegangkan. Proses evakuasi itu terjadi di tengah-tengah hujan tembakan yang dilancarkan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, belum lama ini.
Fakta menegangkan tentang proses evakuasi para guru dan tenaga medis itu kini viral di media sosial. Dalam video yang viral tersebut, terdengar rentetan tembakan yang bertubi-tubi.
Pada saat yang sama, sejumlah prajurit TNI Polri yang bertugas mengevakuasi para guru dan tenaga medis berteriak-teriak meminta para warga sipil tersebut agar bergerak cepat untuk menghindari pelbagai hal yang tidak diinginkan.
“Ayo cepat, cepat, cepat, Keluar, keluar, keluar. Ayo cepat. Ini polisi dan tentara. Cepat, cepat, cepat, keluar, keluar” demikian terdengar suara prajurit TNI Polri yang membantu mengevakuasi warga sipil untuk keluar dari zona berbahaya tersebut.
Ketika memberikan aba-aba kepada para guru dan tenaga medis itu agar bergerak cepat, pada saat yang sama terdengar punya bunyi tembakan yang bersahut-sahutan di lokasi kejadian.
Menyahuti perintah prajurit TNI Polri tersebut, warga sipil pun bergerak cepat. Mereka berlari sambil merunduk dan sesekali istirahat. Ekspresi para guru dan tenaga medis itu memperlihatkan kecemasan yang luar biasa.
Dalam video Kompas.Com terungkap bahwa peristiwa itu terjadi di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah pada Rabu dini hari.
Meski evakusasi warga sipil berjumlah puluhan orang itu berlangsung dalam suasana yang mencekam, di tengah-tengah desingan peluru dan pada malam nan gelap gulita, tapi tak ada korban jiwa di antara mereka.
Padahal saat itu, anggota KKB Papua sedang membakar sejumlah bangunan kios milik warga sipil. Sesuai data, kios-kios yang dibakar malam itu cukup banyak. Jumlahnya mencapai belasan unit.
Akibat tindakan anarkis anggota KKB Papua tersebut, para guru dan tenaga medis yang tinggal di sekolah itu, sangat ketakutan. Tubuhnya sampai gemetaran, karena aksi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata itu sangat mengerikan.
Yang lebih mengerikan lagi, adalah anggota KKB Papua itu juga mencoba membakar gedung sekolah tersebut. Dan, tatkala api semakin membesar, datanglah aparat keamanan yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz.
Dalam suasana yang mencekam itu, semua guru dan tenaga medis yang bertahan di sekolah itu berhasil dievakuasi. Tak satu pun warga sipil terluka atau terkena tembakan dalam peristiwa menegangkan pada malam itu.
Sementara pada saat yang sama prajurit TNI Polri berhasil memukul mundur anggota KKB Papua tersebut. Belakangan diketahui bahwa aksi mengerikan yang dilakukan KKB Papua itu dipimpin oleh Undius Kogoya.
Bahkan ketika prajurit TNI Polri melepas tembakan balasan, ada satu anggota Kelompok Separatis Teroris tersebut dikabarkan terkena tembakan. Hal itu diketahui setelah aparat keamanan mencoba menyisir Lokasi kejadian seusai KKB Papua lari meninggalkan Lokasi kejadian.
Untuk diketahui, belakangan ini anggota KKB Papua terus melancarkan aksi kriminalnya. Mereka membakar sejumlah kios di wilayah Kabupaten Paniai. Mereka juga menebar teror dan ancaman sehingga warga pun panik.
Kelompok Kriminal Bersenjata
KKB Papua
prajurit TNI Polri
Kampung Madi
Distrik Paniai Timur
Kelompok Separatis Teroris
Anggota KKB Tersangka Pembunuhan Sopir di Wamena Dilimpahkan ke Kejaksaan |
![]() |
---|
Enam Anak Buah Aibon Kagoya Ditangkap Satgas, Termasuk Satu Videografer KKB |
![]() |
---|
Polisi Buru KKB Terduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek di Deiyai |
![]() |
---|
Dua Ojek Jadi Korban KKB, Ditemukan Terkapar Di Semak-Semak |
![]() |
---|
Tangkap KKB Konara Enumbi, Aparat Amankan Tiga Bungkus Pinang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.