Jumat, 10 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Golkar dan KIM Harus Menangkan Pilkada Serentak di Indonesia

Partai Golkar dan Koalisi Indonesia Maju harus memenangkan Pilkada Serentak 2024 yang akan dilaksanakan dalam tahun 2024 ini.

|
Editor: Frans Krowin
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
HARUS MENANG – Partai Golkar dan Koalisi Indonesia Maju harus menenangkan mayoritas Pilkada secara serentak di Indonesia. 

POS-KUPANG.COM – Partai Golkar dan Koalisi Indonesia Maju harus memenangkan Pilkada Serentak 2024 yang akan dilaksanakan dalam tahun 2024 ini. Kemenangan Golkar dan KIM akan membantu mengimplementasikan program Prabowo-Gibran lima tahun ke depan.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Idrus Marham kepada awak media di Kawasan Pesanggrahan, Jakarta, Rabu 26 Juni 2024.

Ia menyebutkan bahwa bahwa KIM harus bisa memenangkan sebagain besar provinsi dalam Pilkada 2024 mendatang. Pasalnya, dengan memenangkan secara dominan Pilkada di Indonesia tentu akan membantu kerja partai dalam mewujudkan visi-misi pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Kenapa kita ingin menang, karena ada jaminan efektivitas pelaksanaan kepemimpinan Prabowo-Gibran untuk mewujudkan visi misinya untuk kepentingan rakyat," kata Idrus saat ditemui awak media di Kawasan Pesanggrahan, Jakarta, Rabu 26 Juni 2024.

Atas hal itu, Idrus menyatakan kalau Golkar sejauh ini belum dapat memastikan siapa sosok yang akan diusung di Pilkada termasuk Jakarta.

Sebab sampai hari ini, Golkar masih melakukan koordinasi dengan partai yang ada di KIM tersebut.

"Ya bahwa Golkar sampai pada hari ini masih melakukan satu sisi koordinasi dan konsolidasi dengan partai-partai yang ada di KIM. Karena kita ingin tetap solid memiliki komitmen yang sama langkah-langkah yang sama," kata dia.

Menurut Idrus, seluruh partai politik di KIM masih pengin menyusun strategi dalam memenangkan Pilkada di seluruh provinsi dan kabupaten.

"Strategi yang sama untuk memenangkan Pilkada Provinsi dan Kabupaten Kota tapi di sisi lain juga kita melihat realitas yang ada dan untuk menjembatani ini semua maka pendekatan akan dilakukan adalah kita harus melakukan survei, dan survei itu baru selesai pada Juli yang akan datang," tandas dia.

Baca juga: Anies Ucapkan Kalimat Ini Ketika Dipercayakan PKS Jadi Bacagub DKI Jakarta

Baca juga: Elektabilitas Anies Tak Tertandingi, Kini Ada di Papan Atas Cagub DKI Jakarta

Koalisi Indonesia Maju (KIM) adalah gabungan dari sejumlah partai politik yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 lalu.

KIM terdiri atas 10 partai politik, empat partai politik parlemen yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat.

Serta empat partai non-parlemen yaitu PBB, Partai Gelora Indonesia, PSI, Partai Garuda. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved