Pilgub DKI Jakarta

Surya Paloh Khawatirkan Kesiapan Ahmad Syahroni di Pilgub DKI Jakarta

Ketua Umum Partai Demokrat, Surya Paloh mengkhawatirkan kesiapan Ahmad Sahroni yang berniat maju dalam Pilgub DKI Jakarta yang kini sedang berproses.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
KHAWATIR – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh khawatir akan kesiapan Ahmad Sahroni menghadapi Pilgub DKI Jakarta tahun 2024 ini. 

POS-KUPANG.COM – Ketua Umum Partai Demokrat, Surya Paloh mengkhawatirkan kesiapan Ahmad Sahroni yang berniat maju dalam Pilgub DKI Jakarta yang kini sedang berproses. Kekhawatiran itu cukup beralasan, karena para figur yang maju dalam momen pesta demokrasi tersebut dalah sosok yang mumpuni dari berbagai aspek.

Atas dasar itulah Surya Paloh pun mengatakan bahwa pihaknya harus mengecek terlebih dahulu kesiapan Bendahara Umum Partai NasDem tersebut dalam menghadapi pertarungan politik kali ini.

Dia menyebutkan bahwa dari aspek kredibilitas, Ahmad Sahroni tak perlu diragukan lagi. Namun dari sisi yang lain, hal itu masih harus dipertimbangkan lagi. Hal tersebut untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tak diinginkan.

Surya Paloh mengungkapkan hal tersebut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 24 Juni 2024. "Sahroni sudah punya kapabilitas. Yakin kita itu, kita yakin akan anak muda satu itu. Tapi elektabilitasnya, untuk satu medan lapangan di Jakarta itu harus kita lihat  lagi," ujarnya

Selain itu Surya Paloh juga menyoroti kesiapan Sahroni sendiri untuk maju di Jakarta. Ia sama sekali tidak ingin agar Ahmad Sahroni maju tapi kemudian terjungka.

"Coba kalian cek dulu, Sahroni siap apa enggak? Siap itu lahir batin dan siap lapangan juga. Ikut-ikutan enggak menentu saja, terjungkir saja, untuk apa bilang," jelasnya

Dilansir dari Kompas.com menurut Paloh, Nasdem tidak semata-mata harus mengusung kader untuk maju dalam sebuah kontestasi, melainkan harus juga melihat aspek lainnya.

Karena Nasdem selalu konsisten dalam mencari calon terbaik.

"Dan di sana ada dua hal yang selalu menjadi preferensi bagi NasDem untuk menempatkan pilihan akhirnya, definitifnya. Satu, faktor elektabilitas, ya kan. Kedua, kapabilitas," imbuh Paloh.

Untuk diketahui, Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta Wibi Andrino mendorong agar Sahroni mau maju di Pilkada DKI Jakarta.

Baca juga: Sebentar Lagi NasDem Tetapkan Nama untuk Pilgub DKI Jakarta

Baca juga: Anies Tertawa, Presiden Jokowi Dikhawatirkan Cawe-cawe di Pilgub DKI Jakarta

Namun, ia mengaku upaya untuk meyakinkan Sahroni tidak mudah.

Meski begitu, ia beralasan dukungan itu diberikan karena Sahroni terbukti punya kapasitas.

Sebab, sejak Pemilu 2014, hanya Sahroni satu-satunya kader Partai Nasdem yang maju di daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta dan berhasil lolos ke DPR RI. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved