Berita NTT

BMKG Sebut Nusa Tenggara Timur Tak Berpotensi Hujan, Peluang Angin Kencang

Kepala Stasiun Meteorologi Kupang, Sti Nenotek mengatakan, secara umum sebagian besar wilayah NTT telah memasuki musim kemarau.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
ABC News/Dane Hirst
Gambar ilustrasi angin kencang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut NTT tak berpotensi hujan  dari 16-18 Juni 2024. Namun, beberapa wilayah berpeluang terjadi angin kencang

Kepala Stasiun Meteorologi Kupang, Sti Nenotek mengatakan, secara umum sebagian besar wilayah NTT telah memasuki musim kemarau. Pertumbuhan awan mulai menurun dan angin Monsoon Timur sudah mulai aktif.

"Nihil/tidak ada wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada tanggal 16-18 Juni 2024," kata dia, Minggu 16 Juni 2024.

BMKG meminta warga waspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT
 
Dalam keterangan tertulisnya itu, Sti Nenotek mengurai sejumlah wilayah dengan peluang dilanda angin kencang pada 16 Juni 2024 adalah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Sebagian Pulau Sumba. 

Kemudian, tanggal 17 Juni 2024, cuaca yang sama berpotensi terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Sebagian Pulau Sumba. Diketahui, pada tanggal ini umat Islam akan melaksanakan ibadah sholat ied hari raya Idul Adha. 

Lalu sehari setelah, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Sebagian Pulau Sumba. BMKG berharap masyarakat untuk waspada cuaca ini. 

"Diharapkan untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan terus mengupdate informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG," kata dia. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved