Ayat Seribu Dinar

Keistimewaan Ayat Seribu Dinar Tak Hanya Rezeki, Simak Keutamaan Lain dari Surat At Talaq Ini

Memang diyakini Umat Islam jika amalkan Ayat Seribu Dinar setiap hari apalagi usai Sholat Subuh, Sholat Hajat atau Tahajud maka rezeki dilancarlkan.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
TRIBUN-MEDAN.COM
ILUSTRASI - Keutamaan lain Ayat Seribu Dinar, baca 1 kali atau 33 kali akan dapatkan manfaat ini. 

POS-KUPANG.COM - Istimewanya Ayat Seribu Dinar, tak hanya soal rezeki, Umat Islam juga bisa memperoleh keutamaan lainnya dari rutin lafalkan Surat At Talaq ayat 2 dan 3 ini.

Memang diyakini Umat Islam jika mengamalkan Ayat Seribu Dinar setiap hari apalagi saat waktu mustajab selepas Sholat Subuh, Sholat Hajat atau Sholat Tahajud akan mendatangkan banyak rezeki.

Namun tak hanya itu, Anda pun bisa memperoleh kelebihan lainnya dari membaca Ayat Seribu Dinar ini.

Selain melancarkan rezeki, jika rutin membaca Ayat Seribu Dinar Surat At Talaq ini juga bisa diberikan kemudahan saat menghadapi kesulitan finansial.

Berikut ini bunyi Ayat Seribu Dinar

Al Quran Surah At – Talaq ayat 2-3 :

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ ۥ مَخۡرَجً۬ا (٢) وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ‌ۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُ ۥۤ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمۡرِهِۦ‌ۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدۡرً۬ا (٣)

Baca juga: Niat dan Tata Cara Sholat Maghrib, Lengkap Doa Setelah Sholat, Baca Hamdan Yuwaafii

“Wa mayyattaqillaa ha yaj-‘al lahuu makhraja – wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasib – wa mayyatawakkal ‘a- lallaahi fahuwa hasbuh – innallaaha baalighu amrihi – qad ja ‘a lallaahu li kulli syai in-qadra

Artinya: “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya diberi-Nya kelapangan dan diberi-Nya rezeki yang tidak diduga-duga. Siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya dijamin-Nya, sesungguhnya Allah sangat tegas dalam perintah-Nya dan Dialah yang mentakdirkan segala sesuatu.

Kisah ayat seribu dinar

At Thalaq Ayat Seribu Dinar

Baca juga: Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu 5 Waktu Isya, Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib

Jika ditelusuri dari jejak sejarah, diceritakan pada zaman dahulu ada seorang lelaki yang bekerja sebagai pedagang.

Suatu malam lelaki itu bemimpi ditemui Nabi Khidir as. Dalam mimpinya, lelaki itu diisyarati oleh Nabi Khidir as untuk bersedekah sebanyak seribu dinar.

Awalnya lelaki, itu tidak mengindahkan isyarat mimpi ini. Kemudian datang mimpi yang kedua dan ketiga dengan jalan mimpi yang sama.

Lelaki itu kemudian berfikir bahwa mimpi yang ia alami merupakan kebenaran.

Baca juga: 5 Keutamaan Sholawat Jibril dari Lancarkan Rezeki Hingga Hapus Dosa Lalu, Ini Bunyi Sholawat Nabi

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved