Senin, 13 April 2026

Berita NTT

LPKA Kupang Laksanakan Baptisan dan Peneguhan Sidi Bagi Anak Binaan

Diketahui LPKA Klas I Kupang telah mempunyai layanan inovasi yaitu Ibadah Anak Binaan di Luar LPKA Kupang. 

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kupang (LPKA Kupang) melaksanakan sakramen baptisan kudus dan tujuh anak binaan menerima peneguhan sidi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kupang (LPKA Kupang) melaksanakan sakramen baptisan kudus dan tujuh anak binaan menerima peneguhan sidi. 

Kebaktian Minggu, Sakramen Baptisan Kudus dan Peneguhan Sidi ini dipimpin oleh Pendeta Merkurius Sine dan Pdt. Saneb Blegur, Minggu 9 Juni 2024.

Tema khotbah pada kebaktian ini sesuai dengan yang dibagikan oleh Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) yaitu Tidak Membedakan Orang yang terambil dari Mazmur 145:1-21. Dalam khotbahnya Pendeta Saneb Blegur mengajarkan agar tidak membeda-bedakan setiap orang. 

Pdt. Saneb Blegur mengatakan, cara orang memperlakukan orang lain sering kali mempertimbangkan sisi status sosial, tampan, cantik, dan sebagainya. Adanya perbedaan perlakuan ini menimbulkan ketidakadilan sehingga merusak struktur sosial. 

Setiap orang yang berlaku tidak adil akan memberikan sekat-sekat dalam kelompok masyarakat. Padahal kita semua diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Artinya dituntut untuk menghargai setiap orang dengan martabat dan nilai yang sama. 

"Dampak dari ketidakadilan ini menimbulkan adanya perbedaan strata sosial pada masyarakat. Padahal Tuhan tidak pernah membeda-bedakan manusia dalam memberikan berkat dan karunianya,” kata Pendeta yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Sinode GMIT.

Kebaktian ini juga dihadiri oleh orang tua anak binaan dan berlangsung dengan hikmat. Setelah menerima sakramen Baptisan Kudus dan Peneguhan Sidi, ketujuh anak binaan menghampiri orang tua yang juga mengikuti kebaktian ini dari awal. 

Anak binaan memberikan bunga kepada orang tuanya sebagai permintaan maaf. Suasana haru pun terjadi,  permintaan maaf anak binaan ini disambut tangis dari orang tua dan anak.

Di akhir kebaktian Pendeta Saneb Blegur memberikan suara gembala bagi seluruh jemaat yang hadir. Dia menyampaikan terima kasih kepada petugas LPKA Kupang karena telah membimbing anak-anak binaan tanpa membeda-bedakan latar belakangnya. 

"Penjara itu bisa saja ada di mana-mana. Saya khawatir ketika anak-anak ini kembali ke masyarakat justru terpenjara oleh stigma masyarakat. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi kami Pengurus GMIT, agar tetap memperlakukan manusia secara sama tanpa membeda-bedakan,” ujar Wakil Ketua GMIT.

Kepala LPKA Kupang, Lukas Laksana Frans yang turut hadir bersama jajarannya memberikan sambutan di depan jemaat. Ia mengucapkan terima kasih bagi Sinode GMIT yang telah menempatkan Pendeta Sandra Yewango-Foenay dan Calon Vikaris Ruth Anggun Herewila. 

Pengabdian keduanya di LPKA Klas I Kupang yang telah memberi dampak positif bagi anak binaan.

Baca juga: 12 Anak Binaan LPKA Klas I Kupang Ikuti Pemilu 2024

Diketahui LPKA Klas I Kupang telah mempunyai layanan inovasi yaitu Ibadah Anak Binaan di Luar LPKA Kupang

"Inovasi inilah yang kami harapkan dapat menjawab tantangan dalam mengurangi anggapan buruk masyarakat terhadap anak binaan dan narapidana pada umumnya,” tutur Kepala LPKA Kupang.

Kebaktian Minggu, Sakramen Baptisan Kudus dan Peneguhan Sidi ini juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur yang dikepalai oleh Marciana D. Jone, yaitu Daud Hela Laga. (fan) 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved