Undana
Tim Undana Kupang Gelar Sosialisasi PMB Jalur Mandiri di Timor Tengah Selatan
Untuk diketahui, pelaksanaan sosialisasi ini dihadiri oleh peserta didik beserta guru pendamping dari SMA dan SMK se-kota Soe.
Penulis: Adrianus Dini | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - Universitas Nusa Cendana atau Undana Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru atau PMB jalur mandiri bagi peserta didik SMA dan SMK se-Kota SoE.
Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 1 SoE, Selasa, 4 Juni 2024.
Prof.Dr. Febri Odel Nitbani, S.Si.,M.Si, Dosen Kimia, Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Tekhnik Undana, menjelaskan bahwa dirinya ditugaskan oleh Wakil Rektor 1 untuk menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi PMB jalur mandiri di Kabupaten TTS.
"Ada juga tim lain yang ditugaskan ke kabupaten lain di Provinsi NTT yang menjadi target basis seleksi," tuturnya.
Menurut Prof. Febri, sosialisasi ini ditujukan bagi alumni Sekolah Menengah Atas yang telah menyelesaikan pendidikannya di rentang tahun 2022, 2023 dan 2024.
Baca juga: Pemuda Katolik Kota Kupang dan Prodi Psikologi Undana Kupang Gelar Pelatihan Relaksasi
"Untuk jalur mandiri, kami tidak bisa melakukan sosialisasi di awal karena ada dua seleksi sebelumnya yakni seleksi SNMPTN dan SBMPTN. Oleh karenanya sambil menunggu pengumuman hasil seleksi nasional berbasis tes, ada seleksi yang ketiga yaitu seleksi mandiri masuk Undana. Atas alasan itu kami telah berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) agar kalau dapat para alumni dihadirkan sehingga kami dapat melakukan sosialisasi bagi para alumni," tandasnya.
"Jika sebelumnya tidak lolos SNMPTN dan SBMPTN maka ada jalur lain yakni seleksi Mandiri. Intinya bahwa tujuan utama sosialisasi hari ini berkaitan dengan seleksi mandiri," jelasnya.
Dia mengingatkan para calon mahasiswa agar sudah harus menentukan program studi yang benar-benar menjadi pilihannya baik itu di SNMPTN, SBMPTN maupun Mandiri.
"Karena jika sudah dinyatakan lolos dan ingin mengganti program studi pilihan, hal itu tidak bisa diakomodir di Perguruan Tinggi Negeri mana pun di seluruh Indonesia karena sudah tidak eligible lagi untuk melamar sebagai calon mahasiswa," ujarnya.
"Bapak ibu guru perlu mengarahkan peserta didik agar mereka menentukan pilihan berdasarkan keinginan dan kemampuan," tambahnya.
Sementara, Rovis Selan, M.Pd., kepala SMA Negeri 1 Soe yang juga Ketua MKKS SMA kabupaten TTS, mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan oleh tim dari Undana terkait penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi jalur mandiri.
Baca juga: Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu Paparkan Tugas Diplomat di Undana Kupang
"Intinya bahwa kita terbuka dan menerima hal-hal baik atau informasi-informasi baik agar dapat diketahui oleh masyarakat dalam hal ini calon mahasiswa terkait penerimaan mahasiswa baru," ucapnya.
Untuk diketahui, pelaksanaan sosialisasi ini dihadiri oleh peserta didik beserta guru pendamping dari SMA dan SMK se-kota Soe.
Terpantau para peserta sosialisasi serius menyimak penjelasan dan aktif mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Undana Kupang. (din)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.