Pilkada Timor Tengah Utara
Kapolres Pastikan Personil Siap Amankan Pilkada Timor Tengah Utara 2024
tidak diinginkan maka, Mukhson memastikan akan membangun komunikasi dengan para pimpinan partai di Kabupaten TTU.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kapolres Timor Tengah Utara, AKBP Mohammad Mukhson, S. H., S. I. K., M. H mengatakan, bahwa personil Polres Timor Tengah Utara telah mempersiapkan diri untuk mengamankan proses Pemilihan Umum Kepala Daerah atau Pilkada Timor Tengah Utara tahun 2024.
Segala kesiapan tersebut ditinjau dari sejumlah persiapan pemetaan wilayah rawan, pemetaan topografi dan lain-lain di Polres Timor Tengah Utara.
Dikatakan Mukhson,dalam rapat koordinasi bersama Kaposko disampaikan bahwa Kabupaten Timor Tengah Utara tidak menjadi zona merah lagi. Namun, terdapat 8 provinsi dan 20 wilayah Kota/Kabupaten yang terindikasi sangat rawan.
Kerawanan Pilkada 2024 ini dipetakan pada saat Pemilu Bulan Februari 2024 lalu. Topografi wilayah yang terdiri dari pegunungan ini menjadi salah satu indikator kerawanan.
Baca juga: TP PKK Kecamatan Musi Gelar Demo Masak Kegiatan PMT di Desa Oelneke Timor Tengah Utara
Selain itu pada beberapa wilayah, terdapat luas wilayah yang luas dengan keterbatasan personil maka dilakukan pemetaan. Oleh karena itu, sistem pemetaan masih mengacu pada kerawanan Pemilu 2024.
Mengenai hal ini, kata AKBP Mukhson, pihaknya akan menginformasikan lebih lanjut perihal lokasi yang masuk dalam kategori rawan.
Meskipun demikian, seiring dinamika perkembangan sejauh ini, pihaknya akan melihat kembali kerawanan-kerawanan tersebut. Salah satunya melihat fenomena majunya Bupati dan Wakil Bupati incumbent yang akan bertarung melalui jalan masing-masing.
Dalam upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan maka, Mukhson memastikan akan membangun komunikasi dengan para pimpinan partai di Kabupaten Timor Tengah Utara.
"Untuk bersama-sama berkoordinasi dan membangun komunikasi menjadi Kamtibmas selama proses Pilkada 2024. Serta, pelaksanaannya mendapat legitimasi dari masyarakat," ujarnya, Selasa, 4 Juni 2024.
Orang nomor satu Polres Timor Tengah Utara ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara bahwa kepentingan masyarakat, kepentingan negara, kepentingan persatuan dan kesatuan paling diutamakan daripada kepentingan kelompok atau golongan tertentu.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara untuk menjaga situasi Kamtibmas Kabupaten Timor Tengah Utara menjelang, saat dan pasca Pilkada tahun 2024 mendatang. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.