Lewotobi Erupsi

BREAKING NEWS: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Nawakote Flores Timur Dilanda Hujan Abu

Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur kembali meletus, Minggu 2 Juni 2024.

|
Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO-PGA LEWOTOBI
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, kembali erupsi. 

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur ( NTT ) kembali meletus, Minggu 2 Juni 2024.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki mencatat, erupsi terjadi pukul 07.31 Wita dengan tinggi kolom abu teramati lebih kurang 700 meter di atas puncak sekitar 2.284 meter di atas permukaan laut.

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat," ujar Kepala Pos PGA Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro.

Erupsi ini, lanjutnya, terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 7 menit 40 detik.

Herman mengimbau masyarakat disisi barat daya agar selalu menggunakan masker dan pelindung mata karena sedang terjadi hujan abu.

"Hujan abu sedang terjadi di wilayah Dusun Podor, Desa Nawokote," kata dia.

Herman menambahkan, sampai saat ini status Gunung Lewotobi Laki-laki masih di level II waspada.

Baca juga: Dua Kali Meletus, Gunung Lewotobi Laki-laki Muntahkan Abu 600 Meter

Masyarakat sekitar maupun pengunjung diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi serta sektoral 3 kilometer pada arah utara timur laut dan 5 kilometer pada sektor timur laut.

Masyarakat yang terdampak hujan abu diharapkan memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Sebelumnya pada Sabtu 1 Juni pagi, Gunung Lewotobi Laki-laki dilaporkan meletus tiga kali pada Sabtu (1/6/2024) pagi.

Herman Yosef S Mboro melaporkan, erupsi pertama terjadi pukul 04:52 Wita. Visual erupsi tersebut tidak teramati.

“Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 101 detik,” kata Herman dalam laporannya, Sabtu.

Erupsi kedua terjadi pukul 05:09 Wita yang terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 447,3 mm dan durasi 327 detik. Visual erupsi kedua juga tidak teramati.

Tidak lama berselang, erupsi ketiga terjadi pukul 05:24 Wita yang terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 mm dan durasi 175 detik.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Status Level II Waspada

Herman menyebutkan, tinggi kolom letusan tersebut teramati kurang lebih 200 meter di atas puncak gunung. “Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya,” sebut Herman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved