Berita Belu
Penutupan Bulan Rosario, Romo Kris Fallo Ajak Umat Ikut Teladan Bunda Maria
Romo Kris mengingatkan pentingnya menjalin relasi dengan orang lain, sebagaimana Maria mengunjungi Elisabeth.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Umat Gereja Paroki Katedral Santa Maria Imakulata Atambua mengikuti perayaan Ekaristi penutupan Bulan Rosario yang dilaksanakan di Gua Maria Toro, Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, pada Jumat 31 Mei 2024 sore.
Perayaan ini dipimpin oleh Romo Kristianus Fallo, Pr dan dihadiri oleh ratusan umat.
Dalam khotbahnya, Romo Kris yang biasa disapa menekankan bahwa Bunda Maria adalah teladan yang baik bagi setiap orang.
"Saya mengajak kita semua untuk meniru sikap Maria yang selalu mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa dan tindakan," ujarnya.
Baca juga: Pemda Belu Raih Indeks SPI dan MCP Terbaik Se-NTT, KPK RI Apresiasi Layanan Kesehatan
Romo Kris mengaitkan teladan Maria dengan bacaan Injil Lukas.
"Ketika kita mengalami situasi-situasi sulit dalam hidup kita, cara terbaik bagi kita adalah dengan mendekatkan diri melalui doa karena doa bisa mengubah segalanya. Kita harus berani untuk bangkit dari setiap situasi sulit yang kita alami. Berdoa bersama Maria dan mengikuti teladan ketabahannya bisa memberikan kita kekuatan," tandas Romo Kris.
Romo Kris mengajak umat untuk menjadikan Bunda Maria sebagai bagian integral dari hidup dan keluarga mereka.
"Belajar dari Bunda Maria satu bulan kita berdoa bersama Bunda Maria. Kita percaya Bunda Maria selalu dekat dengan kita seperti Bunda Maria dengan Tuhan. Ketika Bunda Maria menyampaikan kepada putranya, kita yakin bahwa doa-doanya tidak pernah ditolak. Permohonan dari Bunda Maria kepada putranya, yaitu Yesus, mengubah air menjadi anggur. Mari kita menjadikan Bunda Maria sebagai bagian dari kehidupan kita. Kita percaya Bunda Maria selalu menolong kita," ajak Romo Kris.
Selain berdoa, Romo Kris mengingatkan pentingnya menjalin relasi dengan orang lain, sebagaimana Maria mengunjungi Elisabeth.
"Bulan Rosario ini, selain kita berdoa, kita juga bisa menjalin relasi dengan orang lain. Kegiatan doa bersama warga sekitar itu harus dipertahankan. Sebagaimana Maria mengunjungi Elisabeth, kita juga demikian, mengunjungi umat di sekitar kita," tutup Romo Kris. (cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Perayaan-Ekaristi-penutupan-Bulan-Rosario.jpg)