Minggu, 12 April 2026

Berita Timor Tengah Utara

Presiden Mahasiswa dan Sekretaris STIH Cendana Wangi Kefamenanu Periode 2024-2024 Resmi Dilantik 

peran merubah dan mewujudkan STIH Cendana Wangi Kefamenanu untuk bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DOKUMENTASI STIH CENDANA WANGI KEFAMENANU
Pose pelantikan Presma, Sekretaris Presma, Ketua dan Sekretaris BLM STIH Cendana Wangi Kefamenanu, Kamis, 30 Mei 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Presiden Mahasiswa (Presma) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Cendana Wangi (CW) Kefamenanu periode 2024-2025 resmi dilantik. Pelantikan Presma STIH Cendana Wangi Kefamenanu beserta jajaran ini berlangsung di Aula STIH Cendana Wangi Kefamenanu, Kamis, 30 Mei 2024.

Selain pelantikan Presma, Wakil Ketua I STIH Cendana Wangi juga melantik Sekretaris Presma, Ketua BLM, Egiony Saunoah dan Sekretaris BLM, Yohanes toinjas.

Pelantikan Presma dan jajaran ini dipimpin oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Maria Filana Tahu, S.Sos., M.Hum. Momentum pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II STIH Cendana Wangi Kefamenanu, Aprianus W. Loin, S.H.M.H, Ketua LPM STIH Cendana Wangi Kefamenanu, Yosep Copertino Apaut, S.H. M.H dan Ketua Program Studi, Maria M.A. Kahlasi, S.H. M.H.

Dalam pidatonya, Presiden Mahasiswa STIH Cendana Wangi Kefamenanu periode 2024-2025, Hendrikus Suni menegaskan, peran mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi sangat penting dalam mendorong kemajuan universitasnya sendiri dengan menggerakkan seluruh fungsi.

Baca juga: Warga Bikomi Utara dan Bikomi Tengah Timor Tengah Utara Perbaikan Jalan di Bulan Bakti Gotong Royong

Menurutnya, kemajuan perguruan tinggi juga ditilik dari aktif dan tidaknya lingkungan di perguruan tinggi itu. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa harus memiliki karakter yang jujur, tangguh, berani dan kreatif. Pasalnya, mahasiswa juga memiliki peran merubah dan mewujudkan STIH Cendana Wangi Kefamenanu untuk bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum, Program Studi Tata Negara itu menjelaskan, mahasiswa harus berperan aktif di lingkungan masyarakat. Karena mahasiswa adalah kaum-kaum intelektual dan berpikir kritis.

Hal ini juga bertujuan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat di pemerintah maupun elit-elit politik. Pasalnya, juga hadir mahasiswa untuk membela nasib kaum-kaum tertindas dan termarjinalkan.

Dia mengajak semua pengurus BEM, BLM dan mahasiswa aktif agar bergandengan tangan, berkolaborasi bersama untuk menciptakan program-program kerja BEM yang bisa dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan universitas.

"Bermanfaat bagi mahasiswa dan kampus kita tercinta ini kedepannya lebih baik lagi agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain yang ada di Bumi Biinmafo dan juga di seluruh Indonesia," pungkasnya. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved