Berita Rote Ndao

Melki Laka Lena Pastikan Tiga Kandidat yang Daftar di Golkar Berpotensi Jadi Bupati Rote Ndao

Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena memastikan Bakal Calon Bupati Rote Ndao yangdaftar di Partai Golkar berpotensi jadi Bupati Rote Ndao

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/MARIO GIOVANI TETI
MELKI LAKA LENA - Melki Laka Lena saat diwawancarai di Hotel Videsy, Rote Ndao, Minggu, 26 Mei 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena memastikan tiga Bakal Calon Bupati Rote Ndao yang mendaftar di Partai Golkar berpotensi menjadi Bupati Rote Ndao.

Hal ini disampaikan Melki usai kampanye percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten/kota di Aula Hotel Videsy, Lobalain, Rote Ndao, Minggu, 26 Mei 2024.

"Tiga kandidat yang mendaftar di Golkar, dari angka-angka surveinya bagus. Pokoknya ketiganya berpotensi jadi Bupati Rote Ndao berikutnya," kata Melki.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menyebut, tiga kandidat dari Rote yang mendaftar di Golkar sebagai calon kepala daerah adalah Paulus Henuk, Bima Fanggidae dan Vicoas Amalo.

Berbicara mengenai Pilkada Rote Ndao, Melki mengatakan, sementara lagi berproses, sudah ada survei pertama dan akan ada survei kedua dan ketiga.

"Baru setelah itu kita putuskan pasangan calon yang kita dukung tentu bersama pasangan calon dan partai koalisi," tandas Melki.

"Prioritas utama kita itu partai yang gabung di KIM (Koalisi Indonesia Maju), tetapi kita juga tetap koalisi dengan partai lain," lanjut dia.

Baca juga: Pilkada Rote Ndao, Penjabat Bupati Rote Ndao Sebut Kunci Sukses Pilkada adalah Kolaborasi

Melki berharap, mudah-mudahan di Bulan Juli mendatang sudah bisa Golkar putuskan, sehingga para kandidat kepala daerah yang diusung nantinya bisa mendaftar di KPU pada Bulan Agustus.

Untuk Melki sendiri yang telah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur NTT di sejumlah parpol, belum menentukan sosok wakil gubernur atau pasangan calon pendampingnya.

"Karena, tentu nanti kesepakatan koalisi partai akan menjadi keputusan bersama setelah prosesnya sampai Jakarta," tegas Melki. (rio)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved