Rakernas V PDIP
Megawati Beri Sinyal Jadi Oposisi Pemerintahan Prabowo-Gibran
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memberi sinyal kalau partai yang dipimpinnya akan menjadi oposisi dalam pemerintahan Prabowo – Gibran.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
Kalau PDIP memilih oposisi, lanjut dia, maka demokrasi Indonesia berjalan dengan sehat. PDI Perjuangan juga bisa mengkritisi, mengawasi, mengontrol jalannya pemerintahan agar tidak sampai salah jalan.
Kalau saja PDIP jadi oposisi, maka sikap tersebut sejalan dengan harapan konstituen yang umumnya memilih agar PDIP keluar dari pemerintahan agar bisa bersama-sama dengan rakyat berjuang untuk kemajuan bangsa dan negara.
"Nah minusnya kalau oposisi, mungkin akan dimusuhi oleh partai-partai koalisi pemerintah. Minusnya lagi mungkin bisa jadi ke depan akan dikerjai," tambahnya.
Sementara itu, Akademisi Universitas Andalas, Feri Amsari, mengatakan bila PDIP mampu membangun karya sebagai oposisi yang baik selama 5 tahun ke depan, maka semestinya dalam siklus politik akan terjadi upaya pembalikan pilihan oleh publik.
"Dari pemerintahan yang berjalan mungkin banyak kesalahan, dan keuntungan akan didapat oleh PDIP melalui bonus elektoral 5 tahun ke depan sepanjang PDIP betul-betul mengalokasikan dirinya menjadi oposisi yang baik dan bekerja untuk memastikan kehendak rakyat berada di jalur yang semestinya," ujarnya.
Megawati Mau Jadi Provokator
Pada bagian lain, Megawati menyebutkan bahwa terjadi kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif pada pemilihan umum (Pemilu) 2024. Adanya kecurangan tersebut, ia menyatakan siap dan berani menjadi provokator demi kebenaran dan keadilan.
"Kita tahan banting kok, berani apa tidak? Takut apa tidak? Berani apa tidak? Takut apa tidak? Berani apa tidak? Takut apa tidak?" tanya Megawati. Nanti katanya, saya Bu Mega provokator' iya, saya sekarang provokator demi kebenaran dan keadilan," tegasnya.
Baca juga: Tak Dibutuhkan Dalam Rakernas PDIP, Presiden Jokowi Pilih Pulang Kampung
Baca juga: Usai Digoda Megawati Soekarnoputri, Begini Jawaban Puan Maharani
Megawati menyebut, dalam Pemilu 2024 telah terjadi anomali ketika kecurangan secara terlihat menjadi-jadi, sementara KPU mengeklaim sebaliknya.
Megawati juga menyampaikan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah memilih partai banteng moncong putih pada Pemilu 2024. Hal tersebut membuat PDIP menjadi pemenang pemilu tiga kali berturut-turut.
"Selaku ketua umum partai dan atas nama PDI Perjuangan kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, yang dengan penuh semangat dan kecintaannya selalu mendukung PDI perjuangan hingga tetap berdiri tegak tetap menjadi pemenang pemilu legislatif tiga kali berturut-turut," kata Megawati sambil terisak. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Ketua Umum PDIP
Megawati Soekarnoputri
Prabowo Subianto
Gibran Rakabuming Raka
Bu Mega
Ujang Komaruddin
PDIP Rekomendasikan, Bu Mega Jadi Ketua Umum PDIP 2025-2030 |
![]() |
---|
Megawati Ancam Copot Menteri Hukum dan HAM Jika Tak Bela Rakyat |
![]() |
---|
Rakernas V PDIP Ditutup, Belum Ada Sikap terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran |
![]() |
---|
Putra Megawati Soekarnoputri Prananda Prabowo Tidak Terlihat di Rakernas V PDIP, Tidak Biasanya |
![]() |
---|
Tak Dibutuhkan Dalam Rakernas PDIP, Presiden Jokowi Pilih Pulang Kampung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.