Berita Sumba Timur
Kasrem 161/Wira Sakti Optimis Air Bersih Jadi Solusi Hilangkan Kantong Kemiskinan di Sumba Timur
Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi mengatakan bahwa air bersih jadi kebutuhan utama manusia, termasuk Sumba Timur
Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Karakteristik wilayah Sumba Timur sebagian besar berupa padang savana yang luas membuat masyarakat kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih.
Demi menjawab keluhan masyarakat, Mabes TNI-AD merealisasi bantuan program Serbuan Teritorial berupa sumur bor dengan metode pencarian menggunakam teknologu pendeteksi sumber air, dan memanfaatkan tenaga surya untuk mengalirkan air melalui gravitasi.
Salah satu wilayah yang mendapatkan bantuan sumur bor di Kabupaten Sumba Timur dengan jumlah tiga unit yang terletak di Desa Matawai Atu berjumlah dua unit, dan Desa Wanga jumlahnya satu unit.
Kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 25 Mei 2024, Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi mengatakan bahwa air menjadi kebutuhan utama dari manusia, sehingga ketersediaan air bersih menjadi prioritas utama dalam program pembangunan.
Simon menambahkan, saat melihat kondisi bentang alam dari Kota Waingapu menuju Desa Matawai Atu dan sekitarnya, terdapat banyak padang savana dan juga persawahan irigasi namun belum dikelola secara optimal karena minimnya ketersediaan air bersih.
"Demi menjawab keluhan masyarakat, TNI-AD menghadirkan bantuan sumur bor sehingga masyarakat dapat mengakses air bersih sehingga dapat mendukung kegiatan pertanian sawah, tanaman palawija, serta hortikultura untuk membantu perekonomian rumah tangga," ungkap Kolonel Simon Kamlasi.
Baca juga: Kasrem 161/Wira Sakti Resmikan Tiga Sumur Bor dan Delapan RTLH Bantuan TNI-AD di Sumba Timur
Menurutnya, di bawah bentang alam padang Savana, terdapat sumber-sumber kantong air yang melimpah dan membutuhkan teknologi tepat guna untuk mencari, mendeteksi sumber air, agar bisa dibangun sumur bor yang dapat mengatasi persoalan masyarakat.
"Tanah Sumba punya potensi alam yang kaya, namun masalah utamanya air bersih, sehingga harapan kami melalui sumur bor dapat menjawab persoalan masyarakat sekaligus mengatasi kantong-kantong kemiskinan yang dihadapi oleh masyarakat," tambah Simon.
Dengan tersedianya sumber air yang cukup, maka masyarakat dapat melakukan aktivitas pertanian, dampak ikutannya peternakan dan perikanan bertumbuh, maka secara otomatis, roda perekonomian masyarakat mulai berputar yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Air bersih menjadi jawaban dari semua persoalan masyarakat, dan melalui bantuan sumur bor, dan adanya kerja kolaborasi antara TNI-AD, Pemerintah daerah, masyarakat serta dunia usaha untuk kesejahteraan bersama sesungguhnya karena TNI kuat bersama rakyat," pungkasnya. (zee)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.