Rabu, 15 April 2026

Pilkada Kota Kupang

Bhildad Thonak Bicara Politik di Kota Kupang 

Acara bertajuk "Anak Muda dalam Pusaran Politik Kota Kupang" dipandu jurnalis POS-KUPANG.COM, Ryan Nong, Jumat 24 Mei 2024.

|
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Podcast Pos Kupang yang dipandu Host Jurnalis Ryan Nong dengan narasumber Bildad Thonak. 

Bildad: Iya. Inspirasi ini sebenarnya sudah lama saya menilai dari beberapa buku, cerita yang kemudian saya lihat sebenarnya pekerjaan saya juga, kalau di negara luar, kalau pekerjaan saya kalau pindah ke nuansa politik itu tidak bisa, tapi sebenarnya paling tepat. Saya bilang tadi, di Amerika sekalipun ada ruang itu, kenapa di Kota Kupang, NTT, tidak bisa. Bahkan Indonesia secara keseluruhan. 

Host: Pak Bildad ingin menawarkan tidak saja politisi yang bermain dalam ruang politik tapi latarbelakang pengacara juga bisa? 

Bildad: sebenarnya itu yang saya ingin tawarkan. Sekian lama kita tahu bahwa politisi atau birokrat yang mau pensiun, atau pemimpin organisasi atau para pengusaha yang kemudian punya nilai lebih saat ada hajatan politik.

Hari ini saya mau tawarkan, profesi saya sebagai seorang lawyer pun, kalau kita mau terinspirasi dari Amerika, negara dimana cerminan politik kita kesana, sebenarnya profesi ini cukup seksi untuk diuji dalam ruang politik maupun memimpin ruang publik dengan berbagai macam ide dan gagasan yang kami punya. 

Host: Dengan cerminan yang ada, sebenarnya seberapa serius sebagai seorang pengacara sukses, ingin terjun ke dunia politik? 

Bildad: saya garisbawahi, saya tidak ambisius dalam berpolitik. Tetapi kalau dalam konteks serius, daya serius. Kalau saya tidak serius pasti saya tidak melakukan pendaftaran ke beberapa partai politik, yang jujur ketika daftar itu ada cost politik digelontorkan untuk melengkapi syarat. Jadi keseriusan saya sebenarnya, cukup lah. Saya serius. 


Host: sudah berapa partai dan partai apa saja yang sudah didaftarkan? 

Bildad: ada, yang paling pertama PDI Perjuangan, ada PKB, ada NasDem, dan juga ada Gerindra. Ada empat partai besar yang saya daftar. 

Host: Respon partai seperti apa ketika Pak Bildad sebagai seorang anak muda datang mendaftar? 

Bildad: respon partai menurut saya sangat positif. Kehadiran saya, dalam ruang politik sangat positif, apalagi saya masih muda, berprofesi sebagai seorang pengacara, sehingga saya dalam beberapa diskusi dengan elit partai, mereka menerima dengan baik. Apalagi saya tidak punya kepentingan masa lalu, sehingga saya punya lebih banyak ruang untuk berdiskusi dengan semua partai lebih cair. 

Host: itu dari partai, bagaimana dengan keluarga, rekan kerja ketika menyatakan keseriusannya maju di Pilwalkot? 

Bildad: Tentu dalam politik banyak dinamika. Tapi dalam konteks keluarga saya pikir, mereka lebih kepada mendukung tulus. Kalau memang itu jalan Tuhan disitu, tidak salah juga, silahkan. Keluarga juga tidak membatasi saya untuk memilih jalan politik. 


Terkait dengan teman-teman pengacara, namanya kita berdinamika pasti ada warna-warna berbeda, tapi lebih besar teman-teman itu kemudian memberikan ucapan terima kasih bahwa saya hadir hari ini mengangkat profesi ini dalam konteks dunia politik.

Sehingga ini menurut saya, pantas saya syukuri bahwa profesi hari ini diperhatikan. Saya tidak tahu di Pilkada yang akan datang, lirikan elit politik itu tidak hanya kepada teman-teman politisi, atau pemimpin publik dalam birokrasi yang mau pensiun, tapi kita juga mungkin sebagai salah satu alternatif. Karena profesi ini, cukup seksi ketika diuji dalam ruang publik dan politik. 

Host: saya ingat ada beberapa pengacara juga melakukan pendaftaran di Pilkada Malaka, Beli, TTS. Apakah itu semacam gerakan atau bagaimana? 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved