Berita Timor Tengah Utara

Rayakan HUT ke 74, Tekad IGTKI Timor Tengah Utara Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini

kegiatan sosialisasi Perdirjen tentang kompetensi Kepsek dan PMK (Paltform Merdeka Mengajar) dan Karnaval Budaya Nusantara.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON 
Pose perayaan puncak HUT IGTKI Kabupaten Timor Tengah Utara, Rabu, 22 Mei 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia atau IGTKI Timor Tengah Utara menggelar perayaan puncak Hari Ulang Tahun IGTKI ke-74 tahun.

Perayaan puncak HUT IGTKI ke-74 ini berlangsung di Gedung Dharma Wanita Persatuan Timor Tengah Utara, Rabu, 2 Mei 2024.

Turut ambil bagian dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Timor Tengah Utara, Yoseph Frent Oemenu, Ketua PGRI Timor Tengah Utara, Dominikus Nitsae yang diwakili oleh Koordinator Bidang Pengembangan Profesi, PGRI Timor Tengah Utara, Yanuarius Seran Fahik, beserta Pengurus dan anggota IGTKI Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Timor Tengah Utara, Drs Juandi David yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Utara, Yoseph Frent Oemenu mengatakan, IGTKI merupakan ruang terbaik bagi para guru dan tenaga pendidik TKK untuk saling berbagi pengalaman dan cara-cara terbaik mendidik anak-anak.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, diperlukan kerja sama dari para guru, orang tua dan pemerintah daerah. 

Baca juga: Pemerintah Kecamatan Musi di Timor Tengah Utara Canangkan Kegiatan PMT Pengentasan Stunting

Para guru diharapkan senantiasa meningkatkan kemampuan dirinya dalam menggunakan metode belajar terbaik agar anak-anak merasa nyaman dan senang berada di lingkungan sekolah.

Di sisi lain, para orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan tidak hanya dalam hal materi namun, dukungan sosial dan emosional terhadap anak-anak. 

Perhatian positif dari orang tua dapat membantu anak-anak merasa percaya diri dan termotivasi mencapai kesuksesan akademik maupun pembentukan karakter Indonesia yang diharapkan bersama.

Pemerintah daerah, kata Frent, berkewajiban menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai termasuk menciptakan regulasi yang mendukung iklim positif bagi pendidikan anak usia dini.

Pada momentum peringatan HUT yang ke 74 tahun 2024 ini, Frent berharap, melalui peran forum transisi PAUD, SD yang telah terbentuk agar dapat mensosialisasikan syarat usia minimal penerimaan siswa SD.

Selain itu, Frent juga meminta agar para guru memperhatikan kuantitas dan kualitas lembaga pendidikan anak usia dini. Hal ini bertujuan agar anak-anak usia dini dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, Wakil Ketua IGTKI Timor Tengah Utara, Josmina Nio Pemina Kase, S. Pd. AUD mengatakan, pihaknya telah menggelar sejumlah rangakaian kegiatan menyongsong HUT IGTKI ke 74 ini. 

Kegiatan tersebut mencakup, kegiatan sosialisasi Perdirjen tentang kompetensi Kepsek dan PMK (Paltform Merdeka Mengajar) dan Karnaval Budaya Nusantara.

Kegiatan ini melibatkan oleh para guru dan siswa pada  21 TKK di seluruh wilayah Timor Tengah Utara. Mereka mengenakan pakaian adat dari masing-masing daerah.

Meskipun puncak perayaan HUT tahun ini dirayakan dengan sederhana, kata Josmina, namun mereka selalu memiliki semangat yang luar biasa untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di seluruh wilayah Kabupaten TTU. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved