Berita Belu
SD Santa Angela Atambua Laksanakan Outing Class di Hutan Cendana Tialai
Hutan Cendana Tialai dipilih sebagai lokasi outing class kali ini karena para guru ingin mengenalkan pohon Cendana, yang merupakan kebanggaan
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Santa Angela Atambua melaksanakan kegiatan outing class di lokasi Hutan Cendana yang terletak di Desa Tialai, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Rabu 22 Mei 2024.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Sekolah SD Santa Angela, Sr. Benedikta Antonia Sede, OSU, S.Pd bersama para guru, pegawai dari Dinas Perhubungan dan Lingkungan hidup sebagai pemateri beserta 146 siswa-siswi.
Sr. Benedikta Antonia Sede menyatakan bahwa tujuan dari outing class adalah untuk mengenalkan alam dan isinya kepada siswa sejak dini, khususnya siswa kelas I dan II.
"Kami ingin agar pelajar dari kelas I dan II bisa mengenal alam dan segala isinya," ujar Sr. Benedikta.
Hutan Cendana Tialai dipilih sebagai lokasi outing class kali ini karena para guru ingin mengenalkan pohon Cendana, yang merupakan kebanggaan masyarakat Timor, kepada anak didik mereka.
"Melalui outing class ini, kami berharap anak-anak kita bisa mengenal dan memahami jenis pohon Cendana, yang menjadi kebanggaan masyarakat Timor," kata Sr. Benedikta.
Sr. Benedikta lebih lanjut menjelaskan bahwa kegiatan outing class ini merupakan bagian dari rencana sekolah untuk memperkenalkan anak-anak pada pentingnya mencintai dan menjaga lingkungan sejak dini.
"Kami memilih tema Cendana karena pohon ini memiliki karakteristik khas yang cocok untuk anak-anak kelas I dan II. Kami ingin anak-anak memahami proses penanaman, pertumbuhan, dan manfaat pohon Cendana," jelasnya.
Sr. Benedikta juga menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya sekolah untuk mengembangkan visi dan misi yang mencakup pembentukan karakter anak-anak agar kritis, kreatif, dan inovatif.
"Dengan mengenalkan pohon Cendana, kami berharap anak-anak dapat mengembangkan daya kompetensi mereka dan lebih mengenal lingkungan sekitar," tambahnya.
Baca juga: Pemkab Belu Komitmen Turunkan Angka Stunting Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan outing class ini direncanakan untuk terus dilaksanakan setiap tahun, dengan penjadwalan yang fleksibel antara semester 1 atau semester 2.
"Untuk tahun ini, kami memilih semester 2 karena lebih efektif dalam merangkum seluruh proses belajar dari semester 1. Pengalaman belajar di luar dan menyatu dengan alam sangat penting agar anak-anak tahu kekayaan yang ada di sekitar mereka," tutup Sr. Benedikta.
Dengan kegiatan ini, kata dia, akan berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman belajar yang holistik, menyatu dengan alam, dan relevan dengan lingkungan lokal, agar siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengetahuan praktis dan empirik dari alam sekitar mereka. (cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
| Satgas Pamtas RI-RDTL dan Karang Taruna Nanaenoe Belu Tanam Pohon di Wilayah Rawan Longsor |
|
|---|
| Jelang Tahun Baru 2025, Disparbud Belu Baksos di Wisata Religi Patung Bunda Maria Segala Bangsa |
|
|---|
| Jelang Tahun Baru 2025, Pasar Tradisional Atambua Ramai Dikunjungi Warga Meski Harga Sembako Naik |
|
|---|
| Ketua IPSI Belu Bangga Antonius Tuke Harumkan IPSI dan Perisai Diri Belu di Kanca Internasional |
|
|---|
| Antonius Tuke Eduk Pesilat Asal Wedomu Belu NTT Harumkan Nama Indonesia di Kejuaraan Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Siswa-siswi-Sekolah-Dasar-SD-Santa-Angela-Atambua-melaksanakan-kegiatan-outing-class.jpg)