Berita Kota Kupang

Polsek Maulafa Dalami Kasus Penikaman Warga Fatukoa Kota Kupang  

Usai kejadian tersebut para pelaku melarikan diri sedangkan Vikram dilarikan ke rumah sakit RSB Titus Uly untuk mendapatkan pertolongan medis.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Kapolsek Maulafa, AKP Nuriyani Trisani Ballu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Polsek Maulafa, Polresta Kupang Kota menerima laporan terkait penganiayaan warga di RT 008 / RW 002 Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. 

Penganiayaan ini terjadi pada Selasa, 21 Mei 2024 sekitar pukul 01.30 wita. Kasus tersebut dilaporkan di Polsek Maulafa oleh Samuel Solu (36) dengan FMF (17) sebagai terlapor.

Kapolsek Maulafa, AKP Nuryani Trisani Ballu yang dikonfirmasi di Polsek Maulafa mengatakan kasus tersebut saat ini sedang didalami oleh Polsek Maulafa.

Kejadian tersebut bermula saat Samuel berada dalam rumah, mendengar teriakan dari korban yakni Vikram Solu bahwa ada orang mengendarai dua motor yang menikamnya.

Tidak lama kemudian para pelaku datang menyerang Vikram. Melihat hal ini Samuel mencoba melerai, malah ditikam dengan pisau. Akibatnya Samuel menderita luka sayat di tangan.

Usai kejadian tersebut para pelaku melarikan diri sedangkan Vikram dilarikan ke rumah sakit RSB Titus Uly untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu menurut terlapor FMF saat itu dirinya bersama teman-temannya hendak pulang ke rumah. Saat melintasi tempat pesta yang ada di lokasi, Vikram memanggil Jems Fola dan memukulnya di bagian mulut. 

Terlapor lalu memberitahu saudaranya Natalino Ximenes, lalu mereka mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di sana FMF dan saudaranya dikeroyok Vikram Solu Cs.

Baca juga: Unit Reskrim Polsek Maulafa Amankan Dua Pelaku Pengeroyokan Terhadap Pelajar SMP di Kota Kupang

Terlapor yang emosi kemudian menikam Vikram 2 kali di bagian punggung.

Atas kejadian ini masing-masing pihak membuat laporan polisi.

“Sambil menunggu hasil visum kami masih mendalami kasus ini, karena korban dan pelaku juga masing-masing membuat laporan polisi,” kata Nuryani. (cr19)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved