Ibadah Haji 2024

Kisah Jemaah Haji yang Suaminya Wafat saat Masuk Embarkasi: Saya Doakan Bapak di Raudah

Daryono telah syahid. Dia menghembuskan nafas terakhir di Embarkasi Solo dalam proses awal perjalanan ke tanah suci.

Editor: Alfons Nedabang
MCH 2024/AS KAMBIE
Runiti Tasmu Kaliyan di Terminal Fast Track Bandara AMAA Madinah Arab Saudi, Selasa (21/5/2024) dini hari. 

POS-KUPANG.COM, MADINAH - Runiti Tasmu Kaliyan (63) melangkah dengan kepala tegak. Dia keluar melewati pintu fast track Bandar Udara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, sambil menarik koper kabin, Selasa (21/5) dini hari.

“Saya akan doakan Bapak di Raudah,” ujar Runiti Tasmu Kaliyan.

Runiti Tasmu Kaliyan menuju bus bersama 358 jemaah haji lainnya dari Embarkasi Solo. Dia termasuk dalam 90 lansia di Kloter 32 SOC.

Sedianya, saat itu suaminya Daryono menggandeng tangan Runiti Tasmu Kaliyan menuju bus yang akan mengantar mereka ke Safwat Al Madinah Hotel, sekitar Masjid Nabawi.

Namun Daryono telah syahid. Dia menghembuskan nafas terakhirnya di Embarkasi Solo dalam proses awal perjalanan ke tanah suci.

Wartawan Tribun Network yang bertugas sebagai petugas Media Center Haji (MCH) 2024 segera meraih tangan Runiti Tasmu Kaliyan begitu kaki kirinya keluar dari pintu ruang mesin X-Ray.

“Yang sabar, Bu!” “Iya.. Aamin,” ujar Runiti Tasmu Kaliyan.

Joko Saputro dari RRI Medan dan Maruli Agus Salim dari Medan berjalan mundur sembari terus mengabadikan langkah Runiti Tasmu Kaliyan menuju bus 02.

Baca juga: Jemaah Haji Dilarang Bentangkan Spanduk dan Bendera di Tanah Suci

Pelaksana Media Center Haji 2024 terus mencecar wanita berusia 63 tahun itu. “Anak saya tiga. Alhamdulillah, semua sudah mandiri. Sudah berkeluarga,” jelas Runiti Tasmu Kaliyan.

Runiti menceritakan selama ini tak ada kelainan dari suaminya. Kondisinya juga masih seperti biasa. “Biasa-biasa saja. Sakit jalan-jalan,” kata Runiti Tasmu Kaliyan.

"Doakan saya tabah dan kuat, Pak,” kata Runiti Tasmu Kaliyan.

Sama dengan doa yang dia pinta kepada Kepala Kanwil Kemenag Jateng Musta’in Ahmad yang ikut membesarkan hatinya di Gedung Muzdalifah Embarkasi Solo, Senin (20/5).

Runiti Tasmu Kaliyan sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari perbekalan hingga uang saku. “Ini suami saya yang menyiapkan uang saku,” katanya.

Dia mengaku semakin tegar dan percaya diri karena teman-temannya di Kloter 32 SOC terus menyemangati. Ditambah perhatian dan kepedulian petugas haji Indonesia.

“Saya sangat diperhatikan sampai di sini. Terima kasih banyak, Pak,” kata Runiti sembari beranjak naik bus.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved