Selasa, 28 April 2026

Berita Sumba Barat Daya

Cegah Meluasnya Serangan ASF, Bupati Kodi Mete Ingatkan Warga Jangan Jual Babi yang Sakit

Pihaknya juga meminta warga harus pula rajin membersihkan kandang dan penyemprotan disinfektan pada kandang babi tersebut.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete 

Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete memperingatkan warga agar jangan menjual babi yang sedang sakit di pasar hewan.

Sebab hal itu justru menambah luasnya serangan virus babi (ASF) terhadap ternak babi milik masyarakat di Sumba Barat Daya khususnya dan Sumba umumnya.

Bila menemukan babi sakit maka pemerintah melalui tim pengawasan lapangan akan mengambil tindakan tegas.

Demikian penegasan Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete menanggapi maraknya penjualan babi sakit di pasar hewan  yang terindikasi terserang virus ASF dengan istilah harga miring di kediamannya, Senin 20 Mei 2024 sore.

Menurutnya, bila warga menemukan ternak babi mulai sakit maka sebaiknya dipotong dan dibakar jauh dari kandang babi atau dikuburkan saja agar tidak menyebar ke ternak babi lainnya.

Pihaknya juga meminta warga harus pula rajin membersihkan kandang dan penyemprotan disinfektan pada kandang babi tersebut.

Baca juga: Hadiri Pelantikan 55 Anggota PPK, Sekda Sumba Barat Daya Minta Bekerja Profesional

Dalam kesempatan itu, Bupati Kodi Mete juga meminta masyarakat tidak perlu membawa  pulang daging babi dan lainnya, setelah selesai menghadiri acara adat, entah adat perkawinan, kematian dan lain-lain. Hal itu untuk mencegah penularan serangan ASF pada ternak babi milik masyarakat. Sebab tidak bisa memastikan hewan yang dipotong bebas ASF. (pet)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved