Berita Sumba Timur

Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Janji Bantu Akses Air Bersih

Di Desa Pambotanjara, Menteri Risma memantau Progres Pembangunan Rumah Sehat Terpadu (RST) yang ditempati Niwa Lepir.

Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
Menteri Risma memantau Progres Pembangunan Rumah Sehat Terpadu (RST) yang ditempati Niwa Lepir di Desa Pambotanjara, Kecamatan Kota Waingapu, Sumba Timur, Sabtu 18 Mei 2024 petang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali mengunjungi tiga lokasi di Kabupaten Sumba Timur, Sabtu 18 Mei 2024.

Tiga lokasi yang dikunjungi antara lain Desa Pambotanjara, Wisma Cendana, serta Panti Asuhan Bhakti Luhur-Yayasan Alma, dan semuanya terletak di wilayah Kecamatan Kota Waingapu.

Di Desa Pambotanjara, Menteri Risma memantau Progres Pembangunan Rumah Sehat Terpadu (RST) yang ditempati Niwa Lepir.

Saat berada di lokasi tersebut, Mensos Risma dengan sabar mendengarkan satu-persatu keluhan warga dan berdialog dengan beberapa warga yang menyampaikan keluhannya.

Salah satunya, masalah akses air bersih di wilayah desa tersebut, sehingga Risma berjanji akan membantu mencari sumber air agar masyarakat tidak merasa kesulitan lagu.

Risma optimis dan yakin bahwa Tuhan akan selalu memberikan kecukupan bagi umat-Nya, termasuk di dalamnya ialah kebutuhan akan air bersih.

"Kita harus percaya jika Tuhan menakdirkan kita hidup di suatu tempat, pasti Tuhan akan mencukupi segala sesuatunya, termasuk air. Maka bapak-ibu tidak perlu khawatir," kata Mensos Risma meyakinkan Nenek Niwa yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan air di sekitar rumahnya.

Terhadap masalah air bersih, timnya dari Kemensos akan mencarikan sumber air bersih terdekat. Salah satu caranya ialah dengan memanfaatkan teknologi.

"Kami menggunakan alat untuk memeriksa sumber air, jika ada sumber air maka alatnya akan bergetar. Nanti akan kami  gali dan kami uji apakah layak pakai atau tidak," jelas Mensos Risma.

Baca juga: Dua SMP di Sumba Timur NTT Jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google

Menurut Mensos Risma, aksesibilitas air bersih merupakan salah satu upaya untuk menekan tingginya angka pengidap kusta dan penyandang disabilitas di area tersebut. "Kenapa masalah kusta tinggi, karena air bersih tidak ada. Maka timbul kusta, timbul penyakit kurang gizi. Jika kandungan kapur tinggi pada air yang dikonsumsi masyarakat, maka bisa merusak otak. Maka harus dicek dulu kandungan airnya, bisa dipakai atau tidak," ungkap Mensos Risma.

Bantuan Menteri Sosial RI dalam kegiatan bakti sosial di Kabupaten Sumba Timur antara lain bantuan rehabilitasi sosial, bantuan pemberdayaan sosial, serta bantuan perlindungan dan jaminan sosial senilai lebih dari Rp 5,9 miliar.

Jenis bantuan yang diberikan antara lain paket sembako, alat bantu (kaki palsu, alat bantu dengar, tongkat penuntun adaptif, paket sandang, paket perlengkapan tidur (kasur, sprei, bantal).

Mensos Risma juga menyerahkan bantuan berupa kaki palsu dan ternak ayam petelur 50 ekor kepada penerima manfaat di Panti Asuhan Bakti Luhur Waingapu. (zee)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved