Berita Lembata

Ajakan Penjabat Bupati Lembata ke DPRD Soal Nasib Guru di Festival Literasi 2024

Dalam kesempatan itu, Matehos menyoroti kesejahteraan guru Non PNS maupun Non Sertifikasi di Lembata. Dia meminta lembaga DPRD

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN
Penjabat Bupati Lembata, Matheos Tan saat memberikan sambutan di Festival Literasi 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG,COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG,COM, LEWOLEBA - Penjabat Bupati Lembata, Matheos Tan memberikan pesan bagi setiap insan untuk menghargai profesi guru sebagai suluh yang menerangi jalan murid.

Pesan itu dapat disimpulkan saat Matheos Tan menghadiri Festival Kabupaten Lembata. Sebelum membuka kegiatan acara dengan resmi, festival itu diawali dengan karnaval budaya oleh 40 sekolah dari semua jenjang dan akan berakhir tanggal 10 Oktober 2024 mendatang.

"Kita semua bisa berhasil berkat guru. IQ dan SQ itu dari kita, tapi guru yang mengarahkan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Matehos menyoroti kesejahteraan guru Non PNS maupun Non Sertifikasi di Lembata. Dia meminta lembaga DPRD agar bersama-sama mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan para guru.

"Supaya pendidikan kita baik, guru harus diperhatikan kesejahteraannya. Saya minta kepada bapa-bapa di DPRD untuk bisa alokasikan anggaran untuk pembayaran TPP bagi para guru non PNS dan non sertifikasi," ujarnya.

Ajakan memeperhatikan nasib guru rupanya didengar Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero di kursi undangan. Dia mengeluarkan senyuman setelah mendegar staement Penjabat Bupati.

Petrus Gero dalam memberikan sambutan sebelumnya menyentil soal peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lembata.

Baca juga: Kabupaten Lembata Siap Gelar Festival Literasi, Begini Kata Ketua FTBM NTT

Menurutnya, data BPS menunjukkan adanya peningkatan IPM di Kabupaten Lembata pada tahun ini dari sebelumnya 6.61 poin menjadi 6.67 poin.

Dia menjelaskan, IPM merupakan indeks yang dipakai untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat dengan tiga indikator utama yakni lama pendidikan, usia harapan hidup dan kemandirian ekonomi.

"Kita semua masyarakat Lembata harus berbangga karena meningkatnya IPM ini menandakan bahwa martabat hidup kita sudah semakin tinggi. Ini data BPS, bukan data Petrus Gero", katanya sembari tersenyum.

Pembukaan Festival Literasi Lembata 2024 berlangsung semarak. 40 kontingen berjalan menyusuri jalan-jalan umum Kota Lewoleba, dari dua titik start yang berbeda yakni depan Toko Olimpic dan Perlimaan Nasir Wangatoa.

Festival Literasi pun dimeriahkan dengan dentuman drumband dari dua sekolah, satu pada bagian depan dan satu lagi pada bagian belakang hingga tiba di halaman Gedung Perpustakaan Gorys Keraf sebagai titik finish sekaligus tempat berlangsungnya acara pembukaan. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved