Kecerdasan Buatan

SoftBank Group Investor Raksasa Jepang Ekspansi ke Bisnis Kecerdasan Buatan

Sejalan dengan visi kecerdasan buatan, SoftBank akan memperluas jangkauan ke pusat data, robot, dan pembangkit listrik.

Editor: Agustinus Sape
AFP/KAZUHIRO NOGI
Gambar file yang diambil pada 28 Juli 2016 ini menunjukkan perwakilan Grup SoftBank, Masayoshi Son, berbicara pada konferensi pers untuk mengumumkan hasil keuangan perusahaan di Tokyo, Jepang. 

Menanggapi langkah SoftBank Group itu, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi, Selasa (14/5/2024), di Jakarta, berpendapat, tren bisnis telekomunikasi secara global masih menyangkut infrastruktur jaringan telekomunikasi, baik seluler, jaringan tetap, maupun penggabungan keduanya.

Kendati demikian, beberapa operator telekomunikasi di dunia mulai masuk ke bisnis digital, seperti pengembangan benda terhubung oleh internet, analisis mahadata, dan platform internet. Ini mirip dengan apa yang dilakukan oleh SoftBank Group.

”Di antara model bisnis itu sudah menghasilkan pendapatan. Ada pula yang masih mencari bentuk monetisasi, seperti benda terhubung dengan internet (IoT). Kalau di tingkat global, operator telekomunikasi sudah masuk ke berbagai model bisnis. Berbeda dengan operator telekomunikasi Indonesia yang cenderung konservatif,” katanya.

Untuk bisnis kecerdasan buatan, Heru melanjutkan, semua operator telekomunikasi sebenarnya sedang mencari peluang pemanfaatan dan cara memonetisasi. Pencarian tersebut belum menunjukkan tanda-tanda yang pas.

Baca juga: Vatikan Punya Pakar Etika Kecerdasan Buatan dari Ordo Fransiskan

Analis senior di SMBC Nikko Securities, Satoru Kikuchi, seperti dikutip dari Bloomberg, mengatakan, upaya SoftBank Group untuk memanfaatkan teknologi Arm Holdings Plc dan berinvestasi dalam layanan kecerdasan buatan dapat diterima dengan baik oleh pasar. Guna meningkatkan anggaran investasi, SoftBank Group dapat melepas kepemilikan sahamnya di T-Mobile atau Deutsche Telekom.

Namun, seperti halnya investasi besar lain yang memiliki risiko, investasi pada kecerdasan buatan juga sama. Ketajaman insting bisnis Son akan diuji kembali lewat langkah SoftBank Group yang ingin fokus pada kecerdasan buatan.

”Yang ingin saya ketahui adalah sikap mereka dalam berinvestasi,” kata Tomoaki Kawasaki, analis senior di Iwaicosmo Securities.

(kompas.id)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved